Ilustrasi pemudik. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi pemudik. (FOTO: MI/Ramdani)

Pemudik Diimbau Tempuh Perjalanan di Siang Hari

Ramadan asdp Mudik Lebaran 2019
Husen Miftahudin • 22 Mei 2019 12:00
Jakarta: Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengimbau kepada seluruh pengguna jasa ferry untuk menempuh perjalanan di pagi dan siang hari. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengalami kepadatan di malam hari.
 
"Jadwal perjalanan harus diatur baik agar dapat menikmati perjalanan mudik yang menyenangkan, dan tidak terjebak dalam kemacetan yang signifikan saat puncak arus mudik maupun balik," ujar Ira dalam Media Gathering di Hotel Mercure Cikini, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam, 21 Mei 2019.
 
Ira menyatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi dalam peningkatan kualitas pelayanan. Di antaranya dengan melakukan pengaturan kapal yang beroperasi dengan mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar pada kondisi puncak, meningkatkan pelayanan di pelabuhan (menambah toll gate kendaraan R4, pengaturan parkir, manajemen lalu lintas, percepatan proses bongkar muat kapal serta peningkatan kualitas layanan), dan e-ticketing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk sailing time (waktu berlayar) reguler selama 120 menit. Sementara sailing time kapal eksekutif selama 60 menit," beber Ira.
 
Di Pelabuhan Merak, ASDP telah menyiapkan fasilitas loket yang terdiri dari 25 loket penumpang (reguler 20 loket, eksekutif lima loket), 26 loket roda dua (reguler 25 loket, eksekutif satu loket), dan 23 loket roda empat (reguler 16 loket, eksekutif tujuh loket). Selain itu juga disediakan fasilitas pendukung keselamatan dan keamanan yakni tujuh unit ambulans, dua unit mobil derek, dua unit Damkar, empat unit tug boat, empat unit rubber boat, dan 116 unit CCTV yang tersebar di seluruh wilayah pelabuhan.
 
Ira juga mengimbau kepada pengguna jasa agar dapat menggunakan fasilitas pelayanan selama berada di pelabuhan yang telah ditingkatkan mulai dari toilet yang selama Lebaran disediakan sebanyak 120 titik (existing 80 titik, portable 40 titik), musala dan masjid, klinik umum dan gigi, serta ruang menyusui.
 
ASDP juga mendorong kepada pengguna jasa dari penumpang pejalan kaki hingga kendaraan golongan V, khususnya di lintasan Merak-Bakauheni agar melakukan pembelian tiket secara online melalui https://tiket.indonesiaferry.co.id/. Channel pembayarannya kini tidak hanya melalui transfer bank, tetapi juga melalui Finpay serta melalui gerai retail seperti Indomaret dan Alfamart.
 
"Masyarakat akan semakin dimudahkan dalam membeli tiket ferry. Bisa lewat online melalui website, atau datang langsung ke pelabuhan dengan menggunakan kartu elektronik BRIzzi, Tap Cash BNI, e-money Mandiri, dan Blink BTN. Dan kini, untuk mencatat jumlah dan nama penumpang kapal, mulai Lebaran tahun ini ASDP menerapkan Manifest Digitalization secara otomatis dengan alat pembaca KTP elektronik (E-KTP reader). Langsung tap saja, data sudah otomatis masuk ke sistem, ini sangat akurat dan cepat," jelas Ira lagi.
 
Selain itu, ASDP juga menyediakan vending machine dan self check-in berupa pembelian tiket dan pencetakan boarding pass di mesin vending untuk pejalan kaki. "Sebagai tahap awal program digitalisasi sistem tiket ASDP tersebut berlaku di Pelabuhan Merak-Bakauheni mulai 18 Mei 2019 dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk mulai 20 Agustus 2019," pungkas Ira.
 
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tahun ini mengeluarkan imbauan terkait Kawasan ganjil genap di Pelabuhan Merak-Bakauheni yang berlaku secara bergantian mulai 30 Mei-9 Juni 2019 mulai pukul 20.00-08.00 WIB bagi mobil pribadi untuk mengurai kepadatan di waktu mudik yang bersamaan sehingga layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, khususnya saat puncak arus.
 
Untuk di Merak, berlaku bagi pengendara mobil dengan tanda nomor kendaraan genap pada 30 Mei (H-6) dan 1 Juni (H-4) mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB. Lalu bergantian kendaraan dengan nopol ganjil pada 31 Mei (H-5) dan 2 Juni (H-3) mulai dari pukul 20.00 hingga pukul 08.00 WIB.
 
Sementara yang dari Pelabuhan Bakauheni bagi yang menggunakan mobil dengan tanda nomor kendaraan genap dapat melintas mulai 8 Juni (H+2) pukul 20.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB hari berikutnya, dan bagi nopol ganjil berlaku pada 7 Juni (H+1) dan 9 Juni (H+3) mulai pukul 20.00 hingga pukul 08.00 WIB.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif