Pemudik yang Menggunakan Pesawat Naik 10 Persen
Sejumlah pesawat saat antre untuk terbang dan mendarat di terminal 3 bandara internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (15/7). ANTARA FOTO/Lucky R.
Tangerang: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan pesawat pada tahun ini meningkat 10 persen. Jumlah pertumbuhan tersebut merupakan salah satu peningkatan pemudik tertinggi di dunia.

"Karena pertumbuhan di timur lebih dari 15 persen, di barat kira-kira 6-7 persen, jadi average 10 persen. Suatu pertumbuhan yang di atas rata-rata dunia," ujar Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu, 3 Juni 2018.


Jumlah itu dihitung berdasarkan jumlah penumpang yang telah mereservasi kursi pesawat udara selama dua minggu masa arus mudik dan balik Lebaran. Pada 7-24 Juni, jumlah pemudik yang menggunakan pesawat untuk wilayah Indonesia bagian barat diprediksi mencapai 5,68 juta penumpang.

Peningkatan pemudik yang menggunakan jalur udara membuat Budi menaruh perhatian serius. Mantan Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II itu bakal terus mengecek persiapan sarana, prasarana hingga angkutan Lebaran di seluruh bandara yang ada di Indonesia untuk memastikan pemudik yang menggunakan transportasi udara terlayani dengan baik.

"Saya diamanahkan oleh Presiden untuk mudik kali ini harus lebih baik dari yang lalu. Tentunya hasil itu akan baik apabila diikuti dengan perencanaan cek seperti hari ini, setelah itu kita lakukan secara konsisten," jelas Budi.

Budi mengaku sudah melakukan pengecekan terhadap kesiapan bandara. Secara umum, kata Budi, bandara-bandara yang ada di Indonesia sudah siap melayani pemudik meskipun jumlahnya mengalami peningkatan pada tahun ini.

"Kita mencatat ada 35 bandara yang dikontrol oleh Kemenhub dan 12 bandara yang dikontrol lebih detail oleh Airnav. Secara pelayanan, kami juga menurunkan tim untuk meneliti bandara di seluruh Indonesia," beber Budi.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id