Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate meminta masyarakat tidak mudik dan memanfaat teknologi untuk bersilaturahmi. Pemerintah akan menyiapkan infrastruktur komunikasi untuk memperlancar momen silaturahmi di Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
"Kami akan menyiapkan bandwidth yang cukup agar masyarakat bisa berkomunikasi secara virtual," kata Johnny dalam diskusi Forum Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Mei 2021.
Johnny berharap silaturahmi virtual tidak mengurangi kegembiraan umat Islam dalam menyambut Idulfitri. Masyarakat juga bisa beribadah dan berbelanja jarak jauh, seperti takbiran dan membeli baju lebaran.
"Pemerintah menyiapkan sarana infrastruktur yang cukup agar keinginan kita untuk berbelanja dan memeriahkan Hari Lebaran (terwujud)," ucapnya.
Baca: Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Kebijakan Strategis dan Tepat
Pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran untuk menekan laju penularan covid-19. Larangan ini mulai sejak 6-17 Mei 2021.
Larangan mudik ini berkaca dari pengalaman Lebaran 2020. Ketika itu, momen mudik dan libur lebaran meningkatkan kasus covid-19 hingga 93 persen. Kenaikan kasus diikuti dengan bertambahnya angka kematian.
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate meminta masyarakat tidak
mudik dan memanfaat teknologi untuk bersilaturahmi. Pemerintah akan menyiapkan infrastruktur komunikasi untuk memperlancar momen silaturahmi di Hari Raya
Idulfitri 1442 Hijriah.
"Kami akan menyiapkan
bandwidth yang cukup agar masyarakat bisa berkomunikasi secara virtual," kata Johnny dalam diskusi Forum Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Mei 2021.
Johnny berharap silaturahmi virtual tidak mengurangi kegembiraan umat Islam dalam menyambut Idulfitri. Masyarakat juga bisa beribadah dan berbelanja jarak jauh, seperti takbiran dan membeli baju lebaran.
"Pemerintah menyiapkan sarana infrastruktur yang cukup agar keinginan kita untuk berbelanja dan memeriahkan Hari Lebaran (terwujud)," ucapnya.
Baca: Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Kebijakan Strategis dan Tepat
Pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran untuk menekan laju penularan covid-19. Larangan ini mulai sejak 6-17 Mei 2021.
Larangan mudik ini berkaca dari pengalaman Lebaran 2020. Ketika itu, momen mudik dan libur lebaran meningkatkan kasus covid-19 hingga 93 persen. Kenaikan kasus diikuti dengan bertambahnya angka kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)