medcom.id, Bengkulu: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu memulai uji kelayakan armada mudik Lebaran 2016. Uji kelayakan dilakukan terhadap mesin, beban muatan, karoseri serta seluruh perizinan kendaraan.
"Kami tidak ingin masyarakat yang pulang kampung untuk berbahagia menjadi duka karena menggunakan kendaraan transportasi yang tidak laik operasi," kata Kadishukominfo Bengkulu Rusdi Bakar di Bengkulu, Minggu (19/6/2016).
Pengujian digelar dilakukan untuk kendaraan jenis bus serta angkutan sewa atau travel. Uji kelayakan akan digelar hingga H-7 Lebaran.
Rusdi menegaskan, tak hanya kendaraan, pada H-7 Lebaran, kesehatan pengemudi pun juga akan dilaksanakan. Sejumlah standar pengecekan pengendara angkutan Lebaran ialah pengecekan tekanan darah, jantung, dan tes urine guna memastikan pengendara tidak mengonsumsi alkohol serta narkoba.
"Walaupun kendaraan sehat, tetapi pengendaranya tidak sehat ini juga akan membahayakan keselamatan penumpang," ujar dia.
Rusdi juga meminta penyedia jasa transportasi tak menaikkan harga di luat ketentuan. Apalagi, sesuai keputusan pemerintah pusat, tidak ada tuslah tahun ini.
"Tetapi sudah ada batas bawah dan atas, mereka harus mengikuti aturan itu," ucap dia.
medcom.id, Bengkulu: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu memulai uji kelayakan armada mudik Lebaran 2016. Uji kelayakan dilakukan terhadap mesin, beban muatan, karoseri serta seluruh perizinan kendaraan.
"Kami tidak ingin masyarakat yang pulang kampung untuk berbahagia menjadi duka karena menggunakan kendaraan transportasi yang tidak laik operasi," kata Kadishukominfo Bengkulu Rusdi Bakar di Bengkulu, Minggu (19/6/2016).
Pengujian digelar dilakukan untuk kendaraan jenis bus serta angkutan sewa atau travel. Uji kelayakan akan digelar hingga H-7 Lebaran.
Rusdi menegaskan, tak hanya kendaraan, pada H-7 Lebaran, kesehatan pengemudi pun juga akan dilaksanakan. Sejumlah standar pengecekan pengendara angkutan Lebaran ialah pengecekan tekanan darah, jantung, dan tes urine guna memastikan pengendara tidak mengonsumsi alkohol serta narkoba.
"Walaupun kendaraan sehat, tetapi pengendaranya tidak sehat ini juga akan membahayakan keselamatan penumpang," ujar dia.
Rusdi juga meminta penyedia jasa transportasi tak menaikkan harga di luat ketentuan. Apalagi, sesuai keputusan pemerintah pusat, tidak ada tuslah tahun ini.
"Tetapi sudah ada batas bawah dan atas, mereka harus mengikuti aturan itu," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)