Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Salat Idulfitri Berjemaah di Rumah Minimal 4 Orang

Ramadan Virus Korona lebaran Idulfitri 2020
Siti Yona Hukmana • 14 Mei 2020 12:32
Jakarta: Umat muslim di Indonesia diperbolehkan melaksanakan salat Idulfitri berjemaah di rumah untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19). Namun, ada persyaratan yang harus dipenuhi.
 
"Jumlah jemaah yang salat minimal empat orang, satu orang imam dan tiga orang makmum," demikian isi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 Tahun 2020 terkait panduan kaifiat takbir dan salat Idulfitri saat pandemi covid-19, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Namun, salat Idulfitri di rumah dapat dilakukan secara sendiri (munfarid) jika jumlah jemaah kurang dari empat orang. Kaifiat salat dimulai dengan niat yang jika dilafalkan berbunyi, Aku berniat salat sunnah Idulfitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, imam dan makmum membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan. Membaca doa iftitah, takbir sebanyak tujuh kali (di luar takbiratul ihram), dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca Subhanallahi Walhamdulillahi Walailahailallahu Wallahuakbar.
 
Lalu, membaca surah al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca ayat pendek dari Al-Qur'an. Setelah itu, jemaah melakukan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri lagi untuk rakaat kedua.
 
Usai salat Idulfitri, khatib melaksanakan khotbah. Namun, khotbah bisa ditiadakan jika tidak ada yang bisa menjadi pengkhotbah di rumah. Pengecualian juga berlaku bagi jumlah jemaah kurang dari empat orang.
 
Baca: Fatwa MUI: Salat Idulfitri Boleh di Rumah
 
Fatwa ini mulai berlaku pada Rabu, 13 Mei 2020, dan akan disempurnakan jika dibutuhkan. Setiap muslim diharapkan mengetahui fatwa ini dan mengimbau untuk menyebarluaskannya.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif