Menag: Khotbah Salat Id tak Boleh Merendahkan Sesama
Menteri Agama Lukman Hakim--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta
Jakarta:Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sepakat dengan seruan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin terkait imbauan khotbah yang menyejukkan. Lukman mengatakan esensi agama sejatinya menebar kedamaian. 

"Imbauan yang secara khusus meskipun berlaku pada para khatib salat id nanti ketika menyampaikan khotbahnya, tapi juga sebenarnya imbauan yang ditujukan kepada kita semua," kata Lukman di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.


Selain sebagai penebar kedamaian, kata Lukman, esensi agama juga menebarkan kasih sayang, rahmat, dan  kemaslahatan bagi seluruh umat manusia. Agama manapun tidak pernah membedakan latar belakang warna kulit, jenis kelamin, maupun kepercayaan yang dianut.

"Khotbah-khotbah itu harus betul-betul memanusiakan manusia," ujar Lukman. 

Lukman mengatakan khotbah tidak boleh disisipi kepentingan individu maupun golongan apalagi politik praktis. Khotbah juga tidak boleh berisi pesan yang merendahkan antarsesama warga bangsa.

"Bahkan saling meniadakan sesama kita yang hakekatnya kita bersaudara. Saya pikir itu pesan esensial disampaikan Pak Ma'ruf Amin," ucap dia.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin meminta para khatib salat Idulfitri tidak menyisipkan pesan politik praktis di dalam khutbahnya. Pesan khotbah harus bisa memberikan kesejukan.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id