Mesir Buka Perbatasan Gaza Selama Ramadan
Perbatasan Rafah antara Mesir dan Gaza dibuka selama Ramadan (Foto: AFP).
Rafah:Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengumumkan untuk membuka perbatasan Rafah dengan Gaza selama satu bulan. Ini memungkinkan warga Palestina menyeberang selama Ramadan.
 
"Keputusan untuk menjaga penyeberangan terbuka diambil untuk meringankan penderitaan warga di Palestina," ujar Sisi melalui akun Facebooknya, seperti dikutip AFP, Jumat 18 Mei 2018.
 
Wilayah Perbatasan Rafah adalah satu-satunya pintu gerbang Gaza ke dunia luar yang tidak dikontrol oleh Israel. Tetapi Mesir telah menutupnya dalam beberapa tahun terakhir dengan alasan ancaman keamanan.
 
Perbatasan ini biasanya dibuka hanya beberapa hari dalam setahun. Pembukaan dalam jangka waktu yang panjang jarang sekali terjadi.
 
Pengumuman Sisi muncul setelah sekitar 60 warga Palestina tewas oleh tembakan Israel di perbatasan Gaza awal pekan ini. Korban  tewas digambarkan oleh Kementerian Luar Negeri Mesir sebagai 'martir'.
 
Sebanyak 114 warga Gaza telah tewas dalam protes dan bentrokan perbatasan sejak 30 Maret, menjelang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalem.
 
Mesir memiliki hubungan diplomatik baik dengan Israel dan penguasa Gaza, Hamas. Hal ini membuat Mesir memegang peran instrumental dalam mengurangi ketegangan antara kedua belah pihak dan mengurangi tekanan pada dua juta penduduk di wilayah yang terisolir itu.
 
Pemimpin Hamas Ismail Haniya melakukan kunjungan singkat pada Minggu ke Mesir. Selama di Mesir, Haniya bertemu dengan Direktur Dinas Intelijen  Mesir Abbas Kamel.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id