Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Persiapan Takbiran, Ini Bacaan Takbir Pada Malam Hari Raya Idulfitri

Muhammad Syahrul Ramadhan • 30 April 2022 21:05
Jakarta: Hari Raya Idulfitri 1443H hanya tinggal menghitung hari. Saat malam Idulfitri atau 1 Syawal terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan, salah satunya takbir.
 
Melansir laman NU Online, anjuran ini berlandaskan firman Allah SWT di surah Al-Baqarah ayat 185:
 
Persiapan Takbiran, Ini Bacaan Takbir Pada Malam Hari Raya Idulfitri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
 
Rasullah SAW juga mengajurkan untuk memperbanyak membaca takbir saat malam hari raya seperti dalam sabdanya berikut ini:
 
"Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir."

Bacaan takbir malam Idulfitri

Pembacaan takbir dibagi menjadi dua, yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad. Takbir mursal adalah pembacaan takbir yang tidak terikat waktu, karena dianjurkan sepanjang malam. Ini seperti takbir saat masuk malam 1 Syawal.
 
Sedangkan, takbir muqayyad adalah takbiran yang terbatas pada waktu, seperti pembacaan takbir setiap selesai salat wajib maupun fardhu.
 
Berikut lafaz takbir malam Idulfitri
 
lafaz takbiran Idulfitri
 
Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd. Allahu akbar kabiira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhaanallahi bukratan wa ashiilaa. Laa ilaaha illallahu wa laa na’budu illa iyyaahu, mukhlishiina lahud diin, wa lau karihal kaafirun. Laa ilaaha illahu wahdahu shadaqa wa’dahu, wa nashara ‘abdahu, wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd.
 
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan milik Allah lah segala pujian. Allah Maha Besar, segala pujian milik Allah, Maha Suci Allahdi waktu pagi dan petang. Tidak ada tuhan selain Allah, tidaklah kami menyembah kecuali kepada-Nya, dengan ikhlas taat pada-Nya, meskipun orang-orang kafir membenci. Tidak ada tuhan selain Allah semata, Ia memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan kelompok (musuh-Nya) sendirian. Tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan milik Allah lah segala pujian."
 

Dalam Al-Adzkar An-Nawawiyah dijelaskan, pokok lafaz takbir adalah Allahu Akbar (3 kali). Sementara Imam Syafi’i menyatakan, apabila ditambah dengan “Allahu akbar kabiira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhaanallahi bukratan wa ashiilaa. Laa ilaaha illallahu wa laa na’budu illa iyyaahu, mukhlishiina lahud diin, wa lau karihal kaafirun. Laa ilaaha illahu wahdahu shadaqa wa’dahu, wa nashara ‘abdahu, wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd” maka lebih baik.
 
Kemudian Imam Nawawi mengemukakan, tak mengapa jika menambah bacaan “Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd” seperti yang biasa diucapkan orang-orang.
 

 

(RUL)
LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif