Kesampaian Salaman dengan Jokowi, Penyandang Tuna Netra Merinding
Fachri Audhia Hafiez • 10 April 2024 11:57
Jakarta: Momen gelar griya atau open house di Istana Kepresidenan, Jakarta, dihadiri berbagai elemen masyarakat. Termasuk, pada penyandang disabilitas yang tinggi antusiasmenya untuk bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana.
Asih Astuti, 44, datang dari Joglo, Jakarta Barat, untuk bisa datang ke Kompleks Istana Kepresidenan. Penyandang tunanetra itu jauh-jauh datang untuk bisa bersilaturahmi dengan Kepala Negara saat Idulfitri.
"Pengen banget silaturahmi sama bapak presiden," kata Asih di lokasi, Rabu, 10 April 2024
Asih tak ngobrol dengan Jokowi. Momen pertemuan hanya diisi dengan salaman.
"Enggak, enggak. Cuma bersalaman saja," ucap Asih.
Dia bersyukur bisa bertemu Jokowi. Saat bersalaman dia mengaku merinding.
"Saya merinding, merinding. Deg-degan saya, pertama kali ketemu sama bapak presiden," kata Asih
Dia mengaku kedatangannya tidak direncanakan. Namun, mendapatkan informasi dari siaran di YouTube bahwa Kepala Negara menggelar open house.
Khusus penyandang disabilitas diberikan perlakuan khusus. Sehingga, Asih bisa datang bersama rekan-rekannya yang juga penyandang tunanetra bisa langsung bersalaman.
Dia bersama rekan-rekannya juga diharapkan lebih diperhatikan. Lapangan pekerjaan diharapkan dapat terbuka bagi kelompok mereka.
"(Harapan) misalnya ada buka panti pijat, kita dipekerjakan," ujar Asih.
Jakarta: Momen gelar griya atau open house di Istana Kepresidenan, Jakarta, dihadiri berbagai elemen masyarakat. Termasuk, pada penyandang disabilitas yang tinggi antusiasmenya untuk bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana.
Asih Astuti, 44, datang dari Joglo, Jakarta Barat, untuk bisa datang ke Kompleks Istana Kepresidenan. Penyandang tunanetra itu jauh-jauh datang untuk bisa bersilaturahmi dengan Kepala Negara saat Idulfitri.
"Pengen banget silaturahmi sama bapak presiden," kata Asih di lokasi, Rabu, 10 April 2024
Asih tak ngobrol dengan Jokowi. Momen pertemuan hanya diisi dengan salaman.
"Enggak, enggak. Cuma bersalaman saja," ucap Asih.
Dia bersyukur bisa bertemu Jokowi. Saat bersalaman dia mengaku merinding.
"Saya merinding, merinding. Deg-degan saya, pertama kali ketemu sama bapak presiden," kata Asih
Dia mengaku kedatangannya tidak direncanakan. Namun, mendapatkan informasi dari siaran di YouTube bahwa Kepala Negara menggelar open house.
Khusus penyandang disabilitas diberikan perlakuan khusus. Sehingga, Asih bisa datang bersama rekan-rekannya yang juga penyandang tunanetra bisa langsung bersalaman.
Dia bersama rekan-rekannya juga diharapkan lebih diperhatikan. Lapangan pekerjaan diharapkan dapat terbuka bagi kelompok mereka.
"(Harapan) misalnya ada buka panti pijat, kita dipekerjakan," ujar Asih. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)