Antrean di gate 2 check point Terminal 2 menuju pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, mengular panjang, Rabu, 5 Mei 2021. Foto: Medcom.id/Wandi Yusuf
Antrean di gate 2 check point Terminal 2 menuju pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, mengular panjang, Rabu, 5 Mei 2021. Foto: Medcom.id/Wandi Yusuf

Hari Terakhir Pengetatan Mudik, Antrean di Bandara Soetta Mengular Puluhan Meter

Ramadan Mudik Lebaran Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Ramadan 2021 Idulfitri 2021
Wandi Yusuf • 05 Mei 2021 06:01
Jakarta: Rabu, 5 Mei 2021, sekitar pukul 05.00 WIB, antrean di gate 2 check point Terminal 2 menuju pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, mengular panjang. Pantauan Medcom.id, antrean mencapai puluhan meter.
 
Petugas di lapangan bahkan sempat memecah antrean untuk mengurai kepadatan. Antrean tak terelakkan karena hanya ada lima loket check point di gate 2. Sementara, penumpang yang datang berjumlah ratusan, ditambah dengan barang bawaan yang besar.
 
"Penumpang yang menggunakan maskapai Citilink bisa menuju gate 5. Penumpang Batik Air dan Lion Air bisa menggunakan gate 3," kata petugas di tengah antrean.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemprov DKI Kaji Usulan Penutupan Tempat Wisata Selama Libur Lebaran
 
Pemerintah memberlakukan pengetatan mudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021. Di awal pengetatan, bandara masih lengang. Ini terlihat saat Medcom.id memantau arus penumpang pada Senin, 26 April 2021.
 
Tampak, dari lima loket check point yang tersedia, hanya tiga yang dibuka. Ketiga petugas di loket itu pun tampak santai saat melayani penumpang.
 
Loket check point dihadirkan di bandara sebagai pintu awal pemeriksaan. Di loket ini, calon penumpang diminta memperlihatkan hasil tes antigen dengan status negatif sebelum melakukan check in.
 
Kebijakan memperketat mudik ini dilakukan dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa larangan mudik. Yakni, pada 22 April hingga 5 Mei 2021 dan 18 sampai 24 Mei 2021.
 
Adapun larangan mudik diberlakukan terhitung 6 hingga 17 Mei. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Ramadaan 1442 Hijriah. Adanya kebijakan tersebut diharapkan bisa mencegah tsunami covid-19 sebagaimana yang terjadi di India.
 

(OGI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif