Pedagang daging di pasar tradisional Yogyakrata. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
Pedagang daging di pasar tradisional Yogyakrata. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Bulog Lempar Daging Rp95 Ribu/Kg, Pedagang Bergeming

Patricia Vicka • 09 Juni 2016 12:43
medcom.id, Yogyakarta: Operasi pasar daging sapi yang digelar Bulog Divre Daerah Istimewa Yogyakarta ditanggapi dingin pedagang. Mereka menolak untuk menurunkan harga di kisaran Rp100 ribu per kilogram.  
 
Alasannya, harga daging yang mereka beli di tempat penjagalan hewan sudah tinggi. Contohnya, harga daging kualitas baik berada di atas Rp100 ribu/kg. 
 
"Daging sapi kualitas terbaik di sini dijual Rp115 ribu/kg. Enggak bisa kalau dijual Rp100 ribu/kg. Seratus ribu itu untuk yang campuran gajih dan tulang," tutur Lugiyem, 60, salah seorang pedagang sapi di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis (9/6/2016).

Ia tidak takut operasi pasar daging murah akan mengurangi pendapatannya. Sebab, menurutnya kualitas daging sapi murah yang dijual Bulog tak sebanding dengan kualitas daging sapi miliknya. "Dijual di sanakan daging campuran jeroan, gajih, dan tulang. Ya bisa murah. Kalau di sini daging murni," ketusnya.
 
Keengganan menurunkan harga juga ditegaskan Atik, 45, pedagang daging sapi di Pasar Colombo, Sleman. Dirinya tak berani menurunkan harga karena takut rugi. Penetapan harga dilakukan sesuai surat edaran yang dikeluarkan Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi.
 
"Harga sapi sekarang Rp120ribu/kg. Sudah segini sejak lama. Sesuai sama surat itu," jelasnya.
 
Pagi ini Bulog Divre DIY menggelar operasi pasar daging sapi murah. Dalam operasi tersebut, harga daging dipatok Rp95 ribu/kg. Kepala Bulog Divre DIY Sugit Tedjo Mulyono berharap pasar murah dapat membuat pedagang menurunkan harga di kisaran Rp107-Rp110 ribu/kg.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan