390 Tersangka Kasus Mafia Pangan Ditangkap
Jaringan penjahat. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta:Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus fokus mengawasi distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Mafia harga pangan terus diberantas. 

"Satgas Pangan sampai hari ini selama dua bulan terakhir mengungkap kurang lebih 400 kasus lebih masalah pangan maupun kartel dan melibatkan hampir 390-an tersangka di seluruh Indonesia," kata Tito dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Rupatama Mabes Polri, Selasa, 5 Juni 2018. 


Tito menyampaikan kecukupan suplai bahan pangan yang diupayakan pemerintah pusat perlu dikawal agar tak ditimbun untuk menaikan harga. Kondisi stabilitas harga pangan itu diupayakan terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah.  

"Jaga kekompakan kita, suplai yang cukup dan kemudian distribusi yang bisa kita jaga, terutama adanya Satgas Pangan penegakan hukum," tutur dia. 

Menjelang Lebaran, lanjut Tito, Satgas Pangan bakal berada langsung di pasar tradisonal yang menjadi sasaran kejahatan. Koordinasi dan pemetaan masalah di lapangan telah dilakukan bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

"Saya ucapkan terima kasih banyak sudah bekerja keras untuk menekan mafia dan kartel yang merusak distribusi," imbuh dia. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengapresiasi kinerja Satgas Pangan yang terus mengupayakan harga bahan pokok tetap terjangkau di masyarakat. Ia mengharapkan stabilitas harga pangan di 2017 bisa kembali dirasakan pada tahun ini. 

"Bahwa tahun lalu kita telah berhasil dan ini satu capaian dalam sejarah kita mampu mengendalikan harga pangan dan itu adalah prestasi kerja sama yang luar biasa dari seluruh instansi terkait," tutur dia.

Baca:Pemerintah Diminta Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran

Menurut Enggar, evaluasi bakal terus dilakukan agar masalah yang dihadapi bisa dicarikan solusi. Di sisi lain, kebutuhan bahan pokok bakalan meningkat sepekan sebelum hari raya. Untuk itu, harga eceran suplai pangan diharap tetap dijaga. 

"Kita menyatakan dukungan untuk kepolisian yang mengawasi dengan ketat mulai jalur distribusi kemudian menghindari penumpukan dalam upaya meningkatkan harga," jelas dia.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id