Kedermawanan Nabi kala Ramadan Tiba
ILUSTRASI: Pixabay
Jakarta: Nabi Muhammad saw. dikenal dermawan. Sejak kecil, tak pernah mencela makanan. Jika disuka, ia makan, jika tidak, beliau tinggalkan.

Ihwal kemurahan Nabi, banyak sahabat yang dibuatnya masuk Islam. Sahabat Anas ibn Malik pernah terkejut ketika melihat Nabi memberikan seluruh kambingnya kepada seorang lelaki tua. 


Lelaki tua yang sengaja menemui Nabi itu girang bukan kepalang. Kepada kawan-kawannya ia bilang;

"Wahai kaumku, hendaknya kalian semua segera masuk Islam, karena sesungguhnya Muhammad telah memberikan sesuatu yang sangat besar, seakan ia tidak pernah takut kemiskinan.”

Menurut Abdullah ibn Abbas, kedermawanan Nabi itu kian memuncak kala memasuki Ramadan. Lebih-lebih, di saat Malaikat Jibril sedang bersamanya di malam penuh kemuliaan.

"Ketika dijumpai Jibril, yang berkunjung di setiap malam bulan Ramadan dan mengajarkannya Alquran, maka sungguh Rasulullah saw. akan lebih dermawan dalam berbuat baik, bahkan melebihi angin yang berembus," kata Ibn Abbas.

Oleh Imam Ahmad, kisah itu diriwayatkan pula dengan tambahan "Dan beliau (Muhammad) tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya," serta dalam riwayat Al-Baihaqi, "Rasulullah selalu membebaskan tawanan saat memasuki bulan Ramadan."

Sumber:Fath Al-Bari bi Syarh Shahih Al-Bukhari karya Ibn Hajar Al 'Asqalani



(SBH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id