medcom.id, Jakarta: Seperti biasa, Rasulullah SAW menyempatkan diri untuk bermajelis bersama para sahabat. Tak terkecuali Abu Bakar as-Shidiq, semua turut merapat.
Tak lama, Rasulullah menanyakan kepada para sahabat ihwal beberapa kebaikan. Kata Nabi, "siapakah darimu yang berpuasa pagi ini?."
"Saya, ya Rasulullah," jawab Abu Bakar.
"Siapakah darimu yang mengikuti (mengantar) jenazah pada hari ini?," tanya Rasul lagi.
"Saya, ya Nabi," sahut sahabat bernama asli Abdullah ibn Abi Quhafah itu.
"Siapakah darimu yang mengunjungi orang sakit pada hari ini?," tanya Nabi.
Kembali Abu Bakar menjawab, "Saya, wahai kekasih Allah."
Rasulullah pun memungkasi, "Tiadalah semuanya berkumpul pada seseorang kecuali ia masuk surga."
Sumber: Sahih Muslim
medcom.id, Jakarta: Seperti biasa, Rasulullah SAW menyempatkan diri untuk bermajelis bersama para sahabat. Tak terkecuali Abu Bakar
as-Shidiq, semua turut merapat.
Tak lama, Rasulullah menanyakan kepada para sahabat ihwal beberapa kebaikan. Kata Nabi, "siapakah darimu yang berpuasa pagi ini?."
"Saya, ya Rasulullah," jawab Abu Bakar.
"Siapakah darimu yang mengikuti (mengantar) jenazah pada hari ini?," tanya Rasul lagi.
"Saya, ya Nabi," sahut sahabat bernama asli Abdullah ibn Abi Quhafah itu.
"Siapakah darimu yang mengunjungi orang sakit pada hari ini?," tanya Nabi.
Kembali Abu Bakar menjawab, "Saya, wahai kekasih Allah."
Rasulullah pun memungkasi, "Tiadalah semuanya berkumpul pada seseorang kecuali ia masuk surga."
Sumber: Sahih Muslim Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SBH)