Ilustrasi Al-Qur'an. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi Al-Qur'an. Medcom.id/M Rizal

Ramadan Bulannya Al-Qur'an

Ramadan kisah ramadan
Sobih AW Adnan • 08 Mei 2020 17:25
Jakarta: Ramadan kerap disebut juga Syahrul Qur'an, atau bulannya Al-Qur'an. Nama ini melekat lantaran Al-Qur'an diturunkan di bulan suci ini. Ditambah, bertadarus Al-Qur'an menjadi amalan yang sangat dianjurkan kala bulan wajib berpuasa tersebut.
 
Dai muda sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Qur'an Tegalgubug Cirebon, Jawa Barat, Ustaz Rifqiel Asyiq, meyebut hubungan Ramadan dan kitab suci umat Islam itu sangat lekat. Hampir tak bisa dipisahkan.
 
"Rasulullah Muhammad SAW sendiri sebagai nabi penerima wahyu mengkhususkan waktu Ramadan untuk intens dengan Al-Qur'an. Bahkan malaikat Jibril As hadir untuk menyimak bacaan Rasulullah," jelas Rifqiel, Jumat, 8 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebiasaan tadarus Al-Qur'an selama Ramadan pun langgeng diteruskan sahabat nabi, tabi'in (era generasi penerus), imam besar, hingga ulama terdahulu. Bahkan, kebiasaan Rasulullah mampu mengubah kebiasaan orang lain.
 
"Uniknya, Imam Malik (ulama besar dab pakar hadis era tabi'in) yang di bulan lain intens membaca hadis pun beralih dengan mengkhususkan bertadarus Al-Qur'an selama Ramadan," kata dia.
 
Namun, tidak semua tradisi dan amalan baik di bulan Ramadan itu gampang dijalankan muslim era sekarang. Butuh konsistensi dan keistikamahan yang tidak sederhana.
 
"Istikamah adalah amalan para muqarrabin, auliya dan ulama. Ini sulit memang, namun menyadari akan pentingnya keberkahan dan syafaat Al-Qur'an, kita akan termotivasi untuk lebih intens bertadarus Al-Qur'an," kata Rifqiel.
 

(SUR)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif