medcom.id, Jakarta: Pemudik yang menggunakan jasa Bus Antar Kita Antar Provinsi (AKAP) di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mengalami peningkatan 31,82 persen dibanding tahun lalu. Hingga saat ini, H-2 Lebaran, kepadatan bus diterminal Kampung Rambutan berangsur normal.
"Dibanding tahun lalu terjadi peningkatan 31,82 persen. Sekarang sudah kembali normal, tidak padat," ujar Kepala Stasiun Kampung Rambutan Emeral kepada Metrotvnews.com, Senin (4/7/2016).
Emeral menjelaskan, terhitung H-12 hingga H-3 lebaran, ada 52.833 penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan. Sementara pada musim mudik lebaran 2015, ada 40.083 penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan.
"Sementara puncak lebaran tahun ini terjadi di H-4 sebanyak 13.641 penumpang, kalau tahun lalu di H-2 sebanyak 11 ribu lebih," imbuh Emeral.
Pengelola Terminal Kampung Rambutan bekerjasama dengan Perusahaan Otobus (PO) menyediakan armada bus tambahan sebanyak 39 bus. Upaya itu dilakukan untuk mengatasi lonjakan penumpang.
"Kita berkoordinasi dengan PO untuk menambah daya tampung penumpang yang ingin melakukan kegiatan mudik ke kampung halama," pungkas dia.
medcom.id, Jakarta: Pemudik yang menggunakan jasa Bus Antar Kita Antar Provinsi (AKAP) di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mengalami peningkatan 31,82 persen dibanding tahun lalu. Hingga saat ini, H-2 Lebaran, kepadatan bus diterminal Kampung Rambutan berangsur normal.
"Dibanding tahun lalu terjadi peningkatan 31,82 persen. Sekarang sudah kembali normal, tidak padat," ujar Kepala Stasiun Kampung Rambutan Emeral kepada
Metrotvnews.com, Senin (4/7/2016).
Emeral menjelaskan, terhitung H-12 hingga H-3 lebaran, ada 52.833 penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan. Sementara pada musim mudik lebaran 2015, ada 40.083 penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan.
"Sementara puncak lebaran tahun ini terjadi di H-4 sebanyak 13.641 penumpang, kalau tahun lalu di H-2 sebanyak 11 ribu lebih," imbuh Emeral.
Pengelola Terminal Kampung Rambutan bekerjasama dengan Perusahaan Otobus (PO) menyediakan armada bus tambahan sebanyak 39 bus. Upaya itu dilakukan untuk mengatasi lonjakan penumpang.
"Kita berkoordinasi dengan PO untuk menambah daya tampung penumpang yang ingin melakukan kegiatan mudik ke kampung halama," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)