Bus di Malang Sepi Peminat
Suasana Terminal Arjosari Malang, Senin, 11 Juni 2018. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Malang:Moda transportasi bus tak terlalu diminati masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, pada mudik lebaran tahun ini. Belum terlihat lonjakan penumpang di Terminal Arjosari, Malang, hingga H-4 lebaran.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Arjosari Malang Hadi Supeno memprediksi jumlah penumpang saat arus mudik lebaran bakal menurun. Masyarakat disebutnya lebih memilih menggunakan kendaraan lain.


"Masyarakat lebih memilih menggunakan kereta api dan mobil pribadi. Mereka juga ada yang memanfaatkan program mudik gratis," katanya kepada Medcom.id, Senin, 11 Juni 2018.

Mayoritas masyarakat lebih memilih kereta api karena waktu keberangkatannya terjadwal. Selain itu, masyarakat juga berpikiran apabila menggunakan bus akan terkena macet saat mudik.

"Sejak tahun 2015 hingga 2017 lalu, grafik penumpang memang selalu menurun. Rata-rata 10 persen," tuturnya.

Berdasarkan data 2017, jumlah kedatangan penumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP)di Terminal Arjosari Malang pada H-8 hingga H+8 lebaran mencapai 29.595 penumpang. Sedangkan jumlah keberangkatan sebanyak 24.834 penumpang.

Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang yang menggunakan Bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) sebanyak 170.043 penumpang keberangkatan sebanyak 157.656 penumpang.

Pengelola terminal sudah menyiapkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pemudik. Mulai dari ruang tunggu, ruang supir, pusat informasi, posko polisi, fasilitas pengawasan keselamatan, fasilitas penyandang cacat serta ibu hamil dan menyusui, hingga toilet.

"Fasilitas sudah 90 persen," pungkasnya.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id