Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Densus 88 Bakal Jaga Pelabuhan Merak Saat Mudik

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Hendrik Simorangkir • 23 Mei 2019 18:44
Tangerang: Polda Banten meminta Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk bersiaga mengamankan Pelabuhan Merak, Banten. Koordinasi tersebut untuk mengantisipasi aksi terorisme selama arus mudik dan balik.
 
"Sudah kita koordinasikan dengan Densus 88, mewaspadai tempat tertentu yang dijaga selama arus mudik dan balik," ujar Wakapolda Banten Brigjen Tomex Koerniawan, Kamis, 20 Mei 2019.
 
Berkaca pada insiden 2015 lalu, yakni teror bom di toilet Pelabuhan Merak. Pihaknya mengantisipasi dengan melakukan sterilisasi pelabuhan. Selain itu, di setiap dermaga Pelabuhan Merak bakal dijaga tujuh personel penjinak bom.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti di H minus tertentu, jibom akan kita tempatkan di dermaga itu sendiri, untuk mengantisipasi (teror bom)," katanya.
 
Tomex berharap, ruang publik dan keamanan pemudik dapat terjaga selama arus mudik dan balik Idulfitri 2019. Sementara itu, diprediksi lintasan Merak-Bakauheni bakal dilintasi sekitar 1,42 pemudik.
 
Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan jumlah pemudik yang melintasi Merak-Bakauheni pada tahun ini mengalami kenaikan sekitar lima persen. Tahun lalu, jumlah pemudik yang melintasi Merak-Bakauheni sebanyak 1,35 juta.
 
"Lalu diikuti 108.894 unit sepeda motor atau naik lima persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 103.709 unit. Kemudian roda empat yang diperkirakan mencapai 196.613 unit atau naik hingga 15 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 170.968 unit," jelas Ira dalam Media Gathering di Hotel Mercure Cikini, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam, 21 Mei 2019.
 
Sebaliknya, lanjut Ira, pemudik dari Bakauheni menuju Merak diperkirakan akan dilintasi 1,29 juta orang. Jumlah ini juga naik sekitar lima persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1,23 juta orang.
 
Kemudian roda dua sebanyak 92.269 unit atau naik lima persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 87.876 unit, dan roda empat sebanyak 179.629 unit atau naik 15 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 156.199 unit.
 
Sementara itu, beban puncak dari Merak terjadi diprediksi terjadi pada H-4 dan H-3 dengan 33 ribu unit kendaraan. Kapasitas kapal terpasang yang disediakan mencapai 38 ribu unit.
 
Untuk roda empat diperkirakan melonjak pada H-5, H-4, dan H-2, dengan rata-rata 18.020 unit kendaraan per hari. Sedangkan rata-rata kapasitas kapal terpasang sebanyak 37.420 unit kendaraan per hari.
 
"Pada H-5 hingga H+5 akan dioperasikan kapal-kapal berukuran besar, serta penetapan dermaga khusus sepeda motor, yakni di Merak dermaga VII dan di Bakauheni dermaga VI," ungkap Ira.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif