medcom.id, Jakarta: Sehat, aman, dan selamat sampai kampung halaman keinginan semua pemudik. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat mudik seperti disampaikan Direktur Simkarkesma Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu.
Fisik sehat dan prima
Fisik pemudik atau pengendara harus sehat dan prima. Perjalanan mudik sangat menguras tenaga apalagi arus lalu lintas yang padat.
Wiendra menyarankan pemudik, terutama pengendara, tidak minum obat yang menyebabkan ngantuk atau sesuatu yang memabukkan. Bila flu atau batuk disarankan menggunakan masker agar tidak menular.
Istirahat setiap empat jam
Kalau mengantuk atau lelah jangan paksakan berkendara. Lebih baik berhenti dan istirahat. Menurut Wiendra, istirahat setiap empat jam perjalanan sangat baik bagi pengendara.
Perhatikan makanan dan minuman
Pelaku kriminal punya beragam cara untuk menjebak korban. Salah satunya dengan memberikan makanan atau minuman mengandung zat yang bisa membuat korban tertidur.
Menurut Wiendra, untuk menjaga kesehatan pemudik lebih baik memilih makanan dalam kondisi tertutup. Jangan lupa cuci tangan di air mengalir sebelum menyantap makanan.
Kondisi kendaraan
Kondisi kendaraan layak jalan juga mendukung mudik aman dan selamat. Periksa kelayakan kendaraan baik pribadi atau kendaraan umum.
Jangan membawa beban yang melebihi kapasitas kendaraan karena bisa mempengaruhi laju. Saat menemui jalan rusak atau kondisi hujan, pengemudi harus ekstra hati-hati.
***
Pada mudik tahun ini, Kementerian Kesehatan mendirikan 870 pos kesehatan di jalur-jalur mudik. Kementerian Kesehatan juga berkoordinasi dengan 1.094 puskesmas, dan 1.554 rumah sakit untuk melayani pemudik.
"Di Tol Cikopo-Palimanan kami melihat rest area kurang. Kami sudah koordinasikan dengan polisi supaya ambulans stand by terus. Itu untuk antisipasi," ujarnya dalam Program 8.11 Metro TV.
medcom.id, Jakarta: Sehat, aman, dan selamat sampai kampung halaman keinginan semua pemudik. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat mudik seperti disampaikan Direktur Simkarkesma Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu.
Fisik sehat dan prima
Fisik pemudik atau pengendara harus sehat dan prima. Perjalanan mudik sangat menguras tenaga apalagi arus lalu lintas yang padat.
Wiendra menyarankan pemudik, terutama pengendara, tidak minum obat yang menyebabkan ngantuk atau sesuatu yang memabukkan. Bila flu atau batuk disarankan menggunakan masker agar tidak menular.
Istirahat setiap empat jam
Kalau mengantuk atau lelah jangan paksakan berkendara. Lebih baik berhenti dan istirahat. Menurut Wiendra, istirahat setiap empat jam perjalanan sangat baik bagi pengendara.
Perhatikan makanan dan minuman
Pelaku kriminal punya beragam cara untuk menjebak korban. Salah satunya dengan memberikan makanan atau minuman mengandung zat yang bisa membuat korban tertidur.
Menurut Wiendra, untuk menjaga kesehatan pemudik lebih baik memilih makanan dalam kondisi tertutup. Jangan lupa cuci tangan di air mengalir sebelum menyantap makanan.
Kondisi kendaraan
Kondisi kendaraan layak jalan juga mendukung mudik aman dan selamat. Periksa kelayakan kendaraan baik pribadi atau kendaraan umum.
Jangan membawa beban yang melebihi kapasitas kendaraan karena bisa mempengaruhi laju. Saat menemui jalan rusak atau kondisi hujan, pengemudi harus ekstra hati-hati.
***
Pada mudik tahun ini, Kementerian Kesehatan mendirikan 870 pos kesehatan di jalur-jalur mudik. Kementerian Kesehatan juga berkoordinasi dengan 1.094 puskesmas, dan 1.554 rumah sakit untuk melayani pemudik.
"Di Tol Cikopo-Palimanan kami melihat rest area kurang. Kami sudah koordinasikan dengan polisi supaya ambulans stand by terus. Itu untuk antisipasi," ujarnya dalam
Program 8.11 Metro TV. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)