medcom.id, Bangkalan: Hingga 15 hari menjelang Lebaran belum ada ketentuan resmi terkait batas kenaikan tarif angkutan mudik. Organisasi Angkutan Darat (Organda) berharap keputusan resmi atas batas kenaikan tarif angkutan mudik dapat segera disepakati.
“Kami di daerah masih menunggu informasi dari Dinas Perhubungan provinsi dan Kementrian Perhubungan,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bangkalan, Abdul Hamid, saat meninjau kesiapan kendaraan angkutan mudik di Terminal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, rabu (1/7/2015). Dishubkominfo berharap tarif khusus lebaran tidak memberatkan masyarakat.
Organda Bangkalan mengaku telah mengajukan kenaikan tarif kepada Dinas Perhubungan. Kendati tak mau menyebutkan berapa besaran kenaikan tarif yang diajukan, Organda mengatakan bahwa setiap tahunnya kenaikan tarif angkutan rata-rata sebesar 10 persen dari harga normal.
“Kita lihat saja berapa keputusan pemerintah nanti. Semoga segera diputuskan dalam waktu dekat,” ujar Kepala Organda Bangkalan, Mulyadi.
medcom.id, Bangkalan: Hingga 15 hari menjelang Lebaran belum ada ketentuan resmi terkait batas kenaikan tarif angkutan mudik. Organisasi Angkutan Darat (Organda) berharap keputusan resmi atas batas kenaikan tarif angkutan mudik dapat segera disepakati.
“Kami di daerah masih menunggu informasi dari Dinas Perhubungan provinsi dan Kementrian Perhubungan,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bangkalan, Abdul Hamid, saat meninjau kesiapan kendaraan angkutan mudik di Terminal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, rabu (1/7/2015). Dishubkominfo berharap tarif khusus lebaran tidak memberatkan masyarakat.
Organda Bangkalan mengaku telah mengajukan kenaikan tarif kepada Dinas Perhubungan. Kendati tak mau menyebutkan berapa besaran kenaikan tarif yang diajukan, Organda mengatakan bahwa setiap tahunnya kenaikan tarif angkutan rata-rata sebesar 10 persen dari harga normal.
“Kita lihat saja berapa keputusan pemerintah nanti. Semoga segera diputuskan dalam waktu dekat,” ujar Kepala Organda Bangkalan, Mulyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)