Jumlah <i>Rest Area</i> di Jalur Tol Dinilai Masih Kurang
Ilustrasi rest area--medcom.id
Jakarta:Arus mudik dari Jakarta menuju sejumlah daerah tujuan mudik mulai terasa. Namun sejumlah fasilitas di jalan tol dinilai masih perlu peningkatan. 

"Perlu penambahan rest area pada jalur tol sehingga pemudik tidak berhenti di bahu jalan yang dapat mengganggu pengemudi lainnya," kata Kabag Pensat Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Rabu 13 Juni 2018. 


Selain jumlah rest area yang dinilai kurang, Yusri mengatakan adanya aktivitas masyarakat yang berjualan di bahu jalan tol juga mengakibatkan perlambatan arus kendaraan pada ruas-ruas tertentu. 

Baca: Rest Area Dianggap jadi Biang Macet di Cipali

Secara umum, pada H-3 Lebaran kemarin, Polisi mencatat ada kenaikan arus kendaraan yang ke luar Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sebesar 276 persen. Kenaikan paling tajam terpantau di Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut). 

"Kendaraan yang melintas exit tol Cikarut mencapai 67.096 kendaraan. Naik 675 persen dari waktu normal yang hanya mencapai 8.658 kendaraan," tandasnya. 

Dari sisi pelanggaran lalu lintas, Polisi mencatat terjadi 67.607 pelanggaran. Polisi menindak 28.236 pelanggar dengan melakukan penilangan. Sementara 39.371 sisanya diberikan teguran. 




(YDH)