Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat kembali lebih awal setelah melakukan perjalanan mudik lebaran. Tujuannya, untuk menghindari kemacetan baik di jalan tol, jalan nasional, maupun di pelabuhan.
"Saya mengimbau masyarakat yang mudik agar perjalanan kembali dari kampung halaman dilakukan lebih awal," ujar presiden melalui keterangan yang ditulis di akun twitter resmi @jokowi, Selasa, 3 Mei 2022.
Kepala Negara merinci untuk mudik 2022 setidaknya ada 85,5 juta orang kembali ke kampung halaman, 23 juta mobil, dan 17 juta sepeda motor. Angka itu berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan.
Baca: 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol
Menurut dia, perayaan Idulfitri 1443 Hijriah sejauh ini berlangsung baik. Termasuk, arus mudik lebaran. Kendati begitu, Jokowi mengakui ada antrean kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni karena kurangnya kapal angkutan.
"Meski kapal sudah ditambah, volume kendaraan memang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga. Dermaganya perlu ditambah," kata Jokowi.
Jakarta: Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat kembali lebih awal setelah melakukan perjalanan
mudik lebaran. Tujuannya, untuk menghindari kemacetan baik di jalan tol, jalan nasional, maupun di pelabuhan.
"Saya mengimbau masyarakat yang mudik agar perjalanan kembali dari kampung halaman dilakukan lebih awal," ujar presiden melalui keterangan yang ditulis di akun
twitter resmi @jokowi, Selasa, 3 Mei 2022.
Kepala Negara merinci untuk
mudik 2022 setidaknya ada 85,5 juta orang kembali ke kampung halaman, 23 juta mobil, dan 17 juta sepeda motor. Angka itu berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan.
Baca:
1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol
Menurut dia, perayaan Idulfitri 1443 Hijriah sejauh ini berlangsung baik. Termasuk, arus mudik lebaran. Kendati begitu, Jokowi mengakui ada antrean kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni karena kurangnya kapal angkutan.
"Meski kapal sudah ditambah, volume kendaraan memang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga. Dermaganya perlu ditambah," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)