medcom.id, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memprediksi hari favorit pilihan masyarakat untuk melakukan tradisi mudik jatuh pada pekan depan dan tak lama setelah lebaran. Pilihan hari yang menjadi hari favorit penumpang mudik jatuh pada 1 Juli 2016 dan untuk arus pulang jatuh pada pada tanggal 10 Juli 2016.
"Kalau lonjakan itu, mungkin yang paling banyak diminati favorit H-5 keberangkatan, pulan H2+3," kata Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Minggu (26/6/2016).
Suasana ruang tunggu Stasiun Gambir, Minggu 26 Juni/MTVN/Annisa Ayu Artanti
PT KAI menyebut hari favorit karena tidak menerapkan sistem puncak mudik. Hal itu dilakukan karena moda transportasi ini menerapkan sistem satu kursi satu penumpang. Jumlah penumpang per hari dipastikan merata.
"Lonjakannya, sebenarnya merata semua dari H-10 sampai H+10 sama. Artinya angkutan kereta api ini jumlahnya sama. Karena jumlah kursi dan jumlah penumpang sama. Satu orang satu tempat duduk," ujar Agus.
Calon penumpang membeli tilket elektronik di Stasiun Gambir/MTVN/Anisa Ayu Artanti
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, belum ada penumpukan penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Antrean pembelian tiket manual dan elektronik pun normal.
Berdasarkan data PT KAI, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir hari ini mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 10.15 WIB sebanyak 2.048 penumpang. Sementara itu, pada 25 Juni 2016, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir sebanyak 6.274 punumpang.
medcom.id, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memprediksi hari favorit pilihan masyarakat untuk melakukan tradisi mudik jatuh pada pekan depan dan tak lama setelah lebaran. Pilihan hari yang menjadi hari favorit penumpang mudik jatuh pada 1 Juli 2016 dan untuk arus pulang jatuh pada pada tanggal 10 Juli 2016.
"Kalau lonjakan itu, mungkin yang paling banyak diminati favorit H-5 keberangkatan, pulan H2+3," kata Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Minggu (26/6/2016).
Suasana ruang tunggu Stasiun Gambir, Minggu 26 Juni/MTVN/Annisa Ayu Artanti
PT KAI menyebut hari favorit karena tidak menerapkan sistem puncak mudik. Hal itu dilakukan karena moda transportasi ini menerapkan sistem satu kursi satu penumpang. Jumlah penumpang per hari dipastikan merata.
"Lonjakannya, sebenarnya merata semua dari H-10 sampai H+10 sama. Artinya angkutan kereta api ini jumlahnya sama. Karena jumlah kursi dan jumlah penumpang sama. Satu orang satu tempat duduk," ujar Agus.
Calon penumpang membeli tilket elektronik di Stasiun Gambir/MTVN/Anisa Ayu Artanti
Berdasarkan pantauan
Metrotvnews.com, belum ada penumpukan penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Antrean pembelian tiket manual dan elektronik pun normal.
Berdasarkan data PT KAI, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir hari ini mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 10.15 WIB sebanyak 2.048 penumpang. Sementara itu, pada 25 Juni 2016, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir sebanyak 6.274 punumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)