Mudik Gratis Momok bagi PO
Terminal Lebak Bulus. Foto:Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta:Kegiatan mudik tahunan diklaim Perusahaan Otobus (PO) tak semeriah biasanya. Ini imbas mudik gratis menjadi tren perusahaan atau BUMN.

Sofyan, salah seorang karyawan penjual tiket Agramas, menyebut penjualan tiket Lebaran terus menurun. Itu terjadi selama tiga tahun terakhir.


"Makin menurun, kalah sama mudik gratis," ujar Sofyan kepada Medcom.id di Terminal Bantuan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Juni 2018.

Jumlah penumpang, kata Sofyan, tak sebanding dengan 2013 lalu. Hampir semua masyarakat dari kalangan menengah ke bawah, menyasar bus sebagai moda untuk mudik. 

Semenjak banyak mudik gratis, animo pemudik terhadap bus berbayar merosot. Meski tak bisa membeberkan data aktual penurunan, Sofyan menegaskan adanya kelesuan yang dialami PO bus. 

"Memang wajar sih, apalagi mudik gratis kan tujuannya ya di daerah asal perantau. Jadinya ya menjerit PO," imbuh Sofyan.

Didi, penjual tiket dari PO Santika menyatakan hal serupa. Menurut dia, jauh lebih baik jika penyedia mudik gratis melirik PO bus. Dengan demikian, perusahaan mendapat untung.

"Rata-rata pakainya bus pariwisata semua (mudik gratis). Coba kalau kerja sama dengan kita, kualitas juga lebih bagus bus PO," klaim Didi.

Namun demikian, ia tak menyalahkan masyarakat yang memilih mudik gratis. Selain bebas biaya, fasilitas mudik gratis memang cenderung lebih lengkap. Bahkan, ada penyedia yang memberi doorprize pada pemudik sehingga PO tak bisa melawannya.

"Ya kalau kita kan cuma bisa kasih kursi, enggak selengkap bus mudik gratislah pokoknya. Mereka sampai dilepas menteri segala," katanya sambil terkekeh.

Meski pihak PO bus menyatakan adanya penurunan, tetapi otoritas Terminal Lebak Bulus menampik hal tersebut. Petugas Tata Usaha Terminal Hilman mengatakan ada lonjakan penumpang pada mudik tahun ini.

"Di H-6 tahun lalu ada 681 penumpang yang berangkat dari sini. Di 2018, jumlahnya meningkat jadi 1.655 orang," kata Hilman.

Baca:Jumlah Pemudik di Lebak Bulus Meningkat

Menurut dia, jika dibandingkan dari H-7, tahun ini jumlah penumpang mengalami peningkatan. Selain H-6, dia menjelaskan pada H-7 di 2017, ada 966 penumpang, sementara 2018 di periode yang sama terminal melayani 1.715 penumpang. 

Pada H-5 di 2017, ada 1.101 penumpang dan meningkat pada 2018 dengan 1.700 penumpang. Sementara itu, pada H-4 tahun lalu ada 1.004 penumpang dan melonjak menjadi 1.400 pemudik di tahun ini.





(OGI)