medcom.id, Brebes: Pintu tol Brebes Timur masih dibuka untuk arus mudik hingga H+5 Lebaran. Namun untuk mengurai kepadatan, sebagian kendaraan kecil roda empat diarahkan ke Pantura.
Sejak tadi malam, ratusan kendaraan dari Tegal menuju Brebes arah Jakarta terjebak dalam kepadatan arus balik. Lajur-lajur dalam kota di Tegal mulai dari Jalan Gajahmada hingga jalur arteri Pantura di perbatasan Tegal-Brebes terjadi antrean.
Kepadatan tersebut disebabkan banyaknya kendaraan yang ingin masuk ke pintu Tol Brebes Timur dan Pejagan arah Jakarta. Untuk itu, Polres Brebes mengarahkan sebagian kendaraan kecil roda empat ke Pantura, Rabu hari ini.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Rendy Jul Ikhlas, mengatakan Pintu Tol Brebes Timur hanya diperuntukan bagi kendaraan kecil roda empat. Untuk bus dan kendaraan besar lainnya diarahkan melalui jalur arteri Pantura.
“Namun saat ini sebagian kendaraan kecil roda empat kita tarik ke Pantura untuk mempercepat penguraian kendaraan di Kota Tegal,” kata Rendy, Rabu (22/7/2015).
Rendy menambahkan, dengan dialihkannya sebagian arus kendaraan ke Pantura, jalur kota menjadi padat. Penumpukan terjadi di sentra oleh-oleh Brebes. “Di jalur tersebut sudah kita lakukan pola tiga satu supaya kendaraan tidak menumpuk panjang,” katanya.
medcom.id, Brebes: Pintu tol Brebes Timur masih dibuka untuk arus mudik hingga H+5 Lebaran. Namun untuk mengurai kepadatan, sebagian kendaraan kecil roda empat diarahkan ke Pantura.
Sejak tadi malam, ratusan kendaraan dari Tegal menuju Brebes arah Jakarta terjebak dalam kepadatan arus balik. Lajur-lajur dalam kota di Tegal mulai dari Jalan Gajahmada hingga jalur arteri Pantura di perbatasan Tegal-Brebes terjadi antrean.
Kepadatan tersebut disebabkan banyaknya kendaraan yang ingin masuk ke pintu Tol Brebes Timur dan Pejagan arah Jakarta. Untuk itu, Polres Brebes mengarahkan sebagian kendaraan kecil roda empat ke Pantura, Rabu hari ini.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Rendy Jul Ikhlas, mengatakan Pintu Tol Brebes Timur hanya diperuntukan bagi kendaraan kecil roda empat. Untuk bus dan kendaraan besar lainnya diarahkan melalui jalur arteri Pantura.
“Namun saat ini sebagian kendaraan kecil roda empat kita tarik ke Pantura untuk mempercepat penguraian kendaraan di Kota Tegal,” kata Rendy, Rabu (22/7/2015).
Rendy menambahkan, dengan dialihkannya sebagian arus kendaraan ke Pantura, jalur kota menjadi padat. Penumpukan terjadi di sentra oleh-oleh Brebes. “Di jalur tersebut sudah kita lakukan pola tiga satu supaya kendaraan tidak menumpuk panjang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)