medcom.id, Tuban: Sejumlah titik jalur provinsi penghubung Bojonegoro-Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih mengalami kerusakan. Selain lubang dan bergelombang, sejumlah ruas jalur ini juga mengalami penyempitan.
Kerusakan jalan juga diperparah dengan melintasnya ratusan kendaraan proyek migas bertonase tinggi di sepanjang jalur. Kondisi tersebut, membuat pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua harus ekstra waspada saat melintasi jalur ini.
Pantauan Media Indonesia, sejumlah ruas jalur mengalami penyempitan di sepanjang 30 kilometer jalur Bojonegoro-pertigaan Pakah Tuban itu tersebar di sejumlah titik. Di antaranya, di ruas Desa
Beron hingga Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel.
"Lewat jalan ini harus hati-hati. Seringkali kami was-was kalau papasan dengan truk besar yang sopirnya ugal-ugalan," keluh Dewi, pengguna jalan asal Kecamatan Plumpang, Rabu (25/5/2016).
Mestinya, kata dia, pemerintah segera memperlebar ruas jalan sepanjang Desa Beron hingga Desa Sumberrejo, Kecamatan Rengel tersebut. Hal ini agar pengguna jalan lebih nyaman saat melintas sepanjang jalur tersebut.
"Tinggal jalan ini saja yang belum lebar. Lainnya, sudah cukup memadai," jelas Dewi.
Kerusakan jalan juga terjadi di sejumlah ruas di Kecamatan Plumpang. Banyak jalan berlubang dan bergelombang.
"Sudah setahun ini, jalan tidak diperbaiki," keluh Sumari, warga setempat.
medcom.id, Tuban: Sejumlah titik jalur provinsi penghubung Bojonegoro-Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih mengalami kerusakan. Selain lubang dan bergelombang, sejumlah ruas jalur ini juga mengalami penyempitan.
Kerusakan jalan juga diperparah dengan melintasnya ratusan kendaraan proyek migas bertonase tinggi di sepanjang jalur. Kondisi tersebut, membuat pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua harus ekstra waspada saat melintasi jalur ini.
Pantauan
Media Indonesia, sejumlah ruas jalur mengalami penyempitan di sepanjang 30 kilometer jalur Bojonegoro-pertigaan Pakah Tuban itu tersebar di sejumlah titik. Di antaranya, di ruas Desa
Beron hingga Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel.
"Lewat jalan ini harus hati-hati. Seringkali kami was-was kalau papasan dengan truk besar yang sopirnya ugal-ugalan," keluh Dewi, pengguna jalan asal Kecamatan Plumpang, Rabu (25/5/2016).
Mestinya, kata dia, pemerintah segera memperlebar ruas jalan sepanjang Desa Beron hingga Desa Sumberrejo, Kecamatan Rengel tersebut. Hal ini agar pengguna jalan lebih nyaman saat melintas sepanjang jalur tersebut.
"Tinggal jalan ini saja yang belum lebar. Lainnya, sudah cukup memadai," jelas Dewi.
Kerusakan jalan juga terjadi di sejumlah ruas di Kecamatan Plumpang. Banyak jalan berlubang dan bergelombang.
"Sudah setahun ini, jalan tidak diperbaiki," keluh Sumari, warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)