medcom.id, Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi terjadi peningkatan penumpang sebesar 20-30 persen di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) saat mudik Lebaran tahun ini. Hal itu mengacu pada jumlah penumpang yang berangkat dari bandara Soekarno Hatta hampir mencapai 100 ribu penumpang per hari.
Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi menuturkan, jumlah penumpang pada saat mudik Lebaran mengalami lonjakan setiap tahunnya. Kenaikan pada saat mudik rata-rata setiap tahunnya mencapai 5-10 persen jika dibanding hari biasa yang naik 10-30 persen.
"Dengan lonjakan yang ada terjadi penambahan 50 penerbangan setiap hari. Beberapa maskapai juga sudah mengganti pesawat lebih besar. Sejak dua hari lalu ada penambahan 500 penerbangan, kalau kita bagikan 10 (hari mudik) itu sehari ada 50 penerbangan. Soekarno-Hatta ada penambahan jumlah penerbangan 5-10 persen," papar Budi, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat (1/7/2016).
Budi menjelaskan, lonjakan penumpang tertinggi akan terjadi di 2-3 Juli 2016. Demi mengantisipasi lonjakan, manajemen AP II sudah menjalin kerja sama dengan pihak Imigrasi, Bea Cukai, TNI, Otoritas Bandara dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Penting sekali airline (maskapai) melakukan koordinasi. Kita intens sejak sebulan, dan Kemenhub pun intens," jelas Budi.
Tidak hanya sebatas itu, musim mudik tahun ini, lanjut Budi, AP II pun telah menyediakan posko mudik untuk melayani penumpang. Karyawan juga diminta turut aktif dalam melayani penumpang yang hendak berpergian ke kampung halaman.
"Kita tugaskan customer service, operasional dari hati ke hati. Jadi tidak menunggu orang harus dilayani," pungkas Budi.
medcom.id, Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi terjadi peningkatan penumpang sebesar 20-30 persen di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) saat mudik Lebaran tahun ini. Hal itu mengacu pada jumlah penumpang yang berangkat dari bandara Soekarno Hatta hampir mencapai 100 ribu penumpang per hari.
Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi menuturkan, jumlah penumpang pada saat mudik Lebaran mengalami lonjakan setiap tahunnya. Kenaikan pada saat mudik rata-rata setiap tahunnya mencapai 5-10 persen jika dibanding hari biasa yang naik 10-30 persen.
"Dengan lonjakan yang ada terjadi penambahan 50 penerbangan setiap hari. Beberapa maskapai juga sudah mengganti pesawat lebih besar. Sejak dua hari lalu ada penambahan 500 penerbangan, kalau kita bagikan 10 (hari mudik) itu sehari ada 50 penerbangan. Soekarno-Hatta ada penambahan jumlah penerbangan 5-10 persen," papar Budi, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat (1/7/2016).
Budi menjelaskan, lonjakan penumpang tertinggi akan terjadi di 2-3 Juli 2016. Demi mengantisipasi lonjakan, manajemen AP II sudah menjalin kerja sama dengan pihak Imigrasi, Bea Cukai, TNI, Otoritas Bandara dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Penting sekali
airline (maskapai) melakukan koordinasi. Kita intens sejak sebulan, dan Kemenhub pun intens," jelas Budi.
Tidak hanya sebatas itu, musim mudik tahun ini, lanjut Budi, AP II pun telah menyediakan posko mudik untuk melayani penumpang. Karyawan juga diminta turut aktif dalam melayani penumpang yang hendak berpergian ke kampung halaman.
"Kita tugaskan
customer service, operasional dari hati ke hati. Jadi tidak menunggu orang harus dilayani," pungkas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)