Metrotvnews.om, Jakarta: Calon pemudik dengan kereta api merasa diuntungkan dengan sistem pembelian tiket secara online. Mereka tak perlu lagi repot-repot mengantre di depan loket untuk mendapatkan karcis. Penumpang kini tinggal menukarkan kode booking tiket di stasiun untuk mendapatkan karcis.
Rohim, satu di antara pemudik yang merasa diuntungkan. Pemudik tujuan Malang, Jawa Timur, itu menyebut dirinya telah membeli tiket via internet sejak dua bulan lalu.
"Lebih mudah, enggak desek-desekkan lagi sama penumpang lain beli karcis," kata Rohim, 38, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2015).
Apalagi, kata dia, PT KAI menjamin penumpang yang akan mudik menggunakan transportasi massal itu mendapatkan kursi. Kondisi ini berbeda dengan beberapa tahun silam. Dia masih mengingat, dirinya harus menginap di stasiun untuk membeli tiket.
Penderitaan tak sampai di situ. Menurut Rohim, ketika tiket sudah di tangan, ternyata dirinya tak mendapatkan kursi. Terpaksa, dia harus duduk di bawah, bahkan di tolilet.
"Beda sama yang dulu, sekarang lebih enak," cerita Rohim.
Metrotvnews.om, Jakarta: Calon pemudik dengan kereta api merasa diuntungkan dengan sistem pembelian tiket secara online. Mereka tak perlu lagi repot-repot mengantre di depan loket untuk mendapatkan karcis. Penumpang kini tinggal menukarkan kode
booking tiket di stasiun untuk mendapatkan karcis.
Rohim, satu di antara pemudik yang merasa diuntungkan. Pemudik tujuan Malang, Jawa Timur, itu menyebut dirinya telah membeli tiket via internet sejak dua bulan lalu.
"Lebih mudah, enggak desek-desekkan lagi sama penumpang lain beli karcis," kata Rohim, 38, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2015).
Apalagi, kata dia, PT KAI menjamin penumpang yang akan mudik menggunakan transportasi massal itu mendapatkan kursi. Kondisi ini berbeda dengan beberapa tahun silam. Dia masih mengingat, dirinya harus menginap di stasiun untuk membeli tiket.
Penderitaan tak sampai di situ. Menurut Rohim, ketika tiket sudah di tangan, ternyata dirinya tak mendapatkan kursi. Terpaksa, dia harus duduk di bawah, bahkan di tolilet.
"Beda sama yang dulu, sekarang lebih enak," cerita Rohim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)