Ilustrasi mudik. Medcom.id
Ilustrasi mudik. Medcom.id

Khofifah Kembali Ingatkan Masyarakat Tak Mudik

Ramadan Virus Korona Ramadan 2020
Sri Yanti Nainggolan • 23 Mei 2020 20:08
Jakarta: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat di daerah episentrum covid-19 (korona) tak mudik. Ini agar penyebaran virus korona tak semakin masif.
 
"Karena posisi kita orang dalam risiko (ODR). Mereka yang pulang ke kampung maka berpotensi menularkan siapa saja yang kita temui," ujar Khofifah dalam video conference di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Dia mengingatkan orang tanpa gejala (OTG) semakin meningkat. Angka OTG naik dari 21 persen menjadi 26 persen per Jumat, 22 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khofifah mengatakan tradisi silaturahmi keliling di kampung juga dapat meningkatkan risiko penularan covid-19. Meskipun, sudah melakukan isolasi mandiri 14 hari ketika sampai di tempat tujuan. Khofifah mengingatkan bukan berarti mereka aman.
 
"Hari ini silaturahmi secara online, halalbihalal secara online," saran dia.
 
Khofifah menuturkan sebanyak 460 ribu pemudik datang ke Jawa Timur sejak 16 Maret hingga 22 Mei 2020. Mereka diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di gedung observasi yang telah disediakan. Sebanyak 87 kelurahan/desa sudah memiliki fasilitas tersebut.
 
(Baca: Nasaruddin Umar: Mudik Membuat Orang Tua Dikucilkan)
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif