medcom.id, Lampung: Puncak arus balik diwarnai dengan keterlambatan datangnya kapal penyebrangan Bakauheni-Merak. Akibatnya, ratusan kendaraan pribadi serta penumpang pejalan kaki tertahan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Dari pantauan Metro Tv di lapangan, penumpang menumpuk di dermaga 2 dan dermaga 5 Pelabuhan Bakauheni. Ratusan penumpang mudik yang menunggu mengeluhkan keterlambatan kapal penyebrangan ini.
Salah satunya Ardi, penumpang kapal yang harus turun dari kendaraannya lantaran bosan menunggu datangnya kapal. "Karena menunggu lama, kita harus keluarkan ratusan ribu sambil menunggu kapal," kata Ardi kepada Metro Tv, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (21/7/2015)
Terlambatnya kapal, juga mengharuskan penumpang untuk makan di atas kendaraan karena takut tak mendapat tempat di kapal. Sementara itu, terlihat pula penumpang wanita dan lansia harus berdiri sembari menunggu datangnya kapal.
Ardi berharap pihak kapal mempercepat waktu tempuh perjalanan melewati Selat Sunda tersebut. "Mudah-mudahan cepat datang," imbuh dia.
(Axgeis Yohanes Sapta)
medcom.id, Lampung: Puncak arus balik diwarnai dengan keterlambatan datangnya kapal penyebrangan Bakauheni-Merak. Akibatnya, ratusan kendaraan pribadi serta penumpang pejalan kaki tertahan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Dari pantauan Metro Tv di lapangan, penumpang menumpuk di dermaga 2 dan dermaga 5 Pelabuhan Bakauheni. Ratusan penumpang mudik yang menunggu mengeluhkan keterlambatan kapal penyebrangan ini.
Salah satunya Ardi, penumpang kapal yang harus turun dari kendaraannya lantaran bosan menunggu datangnya kapal. "Karena menunggu lama, kita harus keluarkan ratusan ribu sambil menunggu kapal," kata Ardi kepada Metro Tv, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (21/7/2015)
Terlambatnya kapal, juga mengharuskan penumpang untuk makan di atas kendaraan karena takut tak mendapat tempat di kapal. Sementara itu, terlihat pula penumpang wanita dan lansia harus berdiri sembari menunggu datangnya kapal.
Ardi berharap pihak kapal mempercepat waktu tempuh perjalanan melewati Selat Sunda tersebut. "Mudah-mudahan cepat datang," imbuh dia.
(Axgeis Yohanes Sapta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)