Yogyakarta: Otoritas KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi masa puncak arus mudik terjadi pada 6 April 2024. Pada masa itu jumlah penumpang diperkirakan mencapai 15 ribu orang.
"Prediksi puncak arus mudik pada H-4 atau 6 April, penumpang yang turun di wilayah Daop 6 Yogyakarta sejumlah 15.352," kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Selasa, 26 Maret 2024.
Jumlah pengguna KA juga diperkirakan masih tinggi pada lebaran kedua, yakni sebanyak 15.089. Ia mengatakan tiket-tiket perjalanan KA pada momen setelah lebaran bahkan telah habis.
"Ketersediaan tiket KA pada arus balik di H+2 (13 April), H+3 (14 April) dan H+4 (15 April), okupansi sudah terjual 100%, dengan prediksi puncak arus balik di H+3 atau 14 April sejumlah 17.692 penumpang," kata dia.
Adapun ketersediaan tiket secara umum pada pada 31 Maret hingga 21 April sebanyak 216.529 tiket dengan okupansi 59% dari total tiket yang disediakan sebanyak 368.074 tiket. Jumlah ini termasuk KA Tambahan lebaran yakni KA Taksaka (2) , Lodaya (2) dan Manahan (1).
Daop 6 Yogyakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan. Hal ini sebagai upaya menghindari kemungkinan tertinggalnya kereta api dengan mempertimbangan kepadatan kendaraan di jalanan.
"Mengingat kepadatan jalan raya yang cenderung meningkat di momen menuju mudik lebaran, atau faktor-faktor lainnya. Kami mengingatkan agar pengguna KA mengatur waktu keberangkatan dari kediaman menuju stasiun keberangkatan," jelasnya.
Yogyakarta: Otoritas KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi masa puncak arus mudik terjadi pada 6 April 2024. Pada masa itu jumlah penumpang diperkirakan mencapai
15 ribu orang.
"Prediksi puncak arus mudik pada H-4 atau 6 April, penumpang yang turun di wilayah Daop 6 Yogyakarta sejumlah 15.352," kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Selasa, 26 Maret 2024.
Jumlah pengguna KA juga diperkirakan masih tinggi pada lebaran kedua, yakni sebanyak 15.089. Ia mengatakan tiket-tiket perjalanan KA pada momen setelah lebaran bahkan telah habis.
"Ketersediaan tiket KA pada arus balik di H+2 (13 April), H+3 (14 April) dan H+4 (15 April), okupansi sudah terjual 100%, dengan prediksi puncak arus balik di H+3 atau 14 April sejumlah 17.692 penumpang," kata dia.
Adapun ketersediaan tiket secara umum pada pada 31 Maret hingga 21 April sebanyak 216.529 tiket dengan okupansi 59% dari total tiket yang disediakan sebanyak 368.074 tiket. Jumlah ini termasuk KA Tambahan lebaran yakni KA Taksaka (2) , Lodaya (2) dan Manahan (1).
Daop 6 Yogyakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan. Hal ini sebagai upaya menghindari kemungkinan tertinggalnya kereta api dengan mempertimbangan kepadatan kendaraan di jalanan.
"Mengingat kepadatan
jalan raya yang cenderung meningkat di momen menuju mudik lebaran, atau faktor-faktor lainnya. Kami mengingatkan agar pengguna KA mengatur waktu keberangkatan dari kediaman menuju stasiun keberangkatan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)