Rang Minang yang Pulang Kampung Turun 30%
Ilustrasi mudik. Foto: MI/Ramdani
Padang:Pemudik menuju Sumatera Barat pada Idulfitri 2018 mendatang diprediksi turun 30 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Menurunnya jumlah 'Rang Minang' perantau pulang kampung karena ekonomi lesu.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amra, memprediksi ini mengacu pada tingkat keterisian moda transportasi sejak tahun 2017. Bila jumlah pemudik pada lebaran 2017 sebanyak 3,5 juta orang, maka tahun ini diperkirakan jumlahnya berada di sekitar 2 juta orang.


Penurunan paling signifikan terjadi pada angkutan darat. Tradisi 'Pulang Basamo' (mudik bareng) menurun drastis.

"Kami perkirakan tingkat atau kegiatan pulang bersama akan menurun 30-40 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," terang Amran pada Medcom.id, Sabtu, 2 Juni 2018.

Secara umum, persiapan angkutan Lebaran untuk tahun ini sama dengan tahun 2017. Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) misalnya, ketersediaan kursi untuk 1,6 juta penumpang sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Sementara untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tahun ini disediakan 666 kendaraan dengan jumlah kursi 40 per angkutan.

Jumlah angkutan yang disediakan tahun ini memang menurun karena tahun lalu. Namun, hanya 300 kendaraan yang terisi penuh dari 900 kendaraan yang disediakan.



(SUR)