Pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow pada arus mudik Lebaran 2019. Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow pada arus mudik Lebaran 2019. Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya.

Polisi Siapkan Rekayasa Contraflow dan One Way pada Arus Balik

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Cindy • 08 Juni 2019 01:17
Jakarta: Polri mempersiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dan contraflow pada arus mudik Lebaran 2019. Pemberlakuan kedua rekayasa itu akan diterapkan di Tol Trans Jawa dengan melihat situasi di lapangan.
 
"Nanti akan disiapkan contraflow ya, tanggal 8, 9, 10 (Juni) dan sangat situasional. Kakorlantas juga menyebutkan waktunya antara jam 12 siang sampai pukul 24.00 setiap hari selama tanggal 8, 9, dan 10 (Juni)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Juni 2019.
 
Jika rekayasa contraflow belum mampu mengurai kepadatan lalu lintas, maka polisi menerapkan sistem satu arah. Sistem rekayasa lalu lintas ini dimulai dari Km 417 Tol Kalikangkung hingga Km 70 Tol Cikampek Utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau itu pun masih juga arus kendaraan masuk ke Jakarta masih sangat padat dan terjadi kemacetan, maka akan dibuka lagi one way Km 70 (Tol Cikampek Utama) sampai dengan Km 0 Cawang," ucap Dedi.
 
Baca juga: Pemudik Jawa Timur Mulai Kembali ke Jakarta
 
Rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow juga bakal diterapkan di Tol Trans Sumatra. Sistem itu berlaku secara situasional di Tol Trans Sumatra menuju Pelabuhan Bakauheni, Merak, hingga Jakarta.
 
"Kita juga sudah menyiapkan juga kalau misalnya cukup padat bisa juga diterapkan rekayasa arus lalu lintas dengan contraflow, dari mulai Merak sampai dengan ke Jakarta," tutur Dedi.
 
Selain itu, polisi juga menyiapkan jalur-jalur alternatif menuju Jakarta. Hal tersebut guna menghindari terjadinya penumpukan yang cukup signifikan di jalur tol.
 
"Jalur alternatif juga sudah disiapkan sehingga diharapkan tidak terjadi kemacetan dan kepadatan hanya di satu jalur, tapi bisa terurai di beberapa jalur," tutup Dedi.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif