Pendapatan Agen Tiket Bus Terminal Menurun karena Sistem <i>Online</i>
Terminal bus Rawamangun. Medcom.id/Aris Setya
Jakarta: Sistem penjualan tiket secara online berdampak negatif bagi seluruh agen tiket di Terminal Rawamangun. Salah satunya Lina yang merupakan agen penjualan tiket Lorena Tour & Transport yang mengeluh menurunnya jumlah pembeli.

"Sekarang sudah banyak sistem online, penumpang lebih nyaman via online bisa update dari rumah enggak perlu ke terminal dan pembayaran bisa melalui transfer jadi kunjungan ke terminal jauh berkurang," Ujar Lina kepada Medcom.id di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, 2 Juni 2018.


Berkurangnya pembelian tiket melalui agen berdampak pada menurunnya pendapatan agen. Ia menyebut penurunan bisa mencapai setengah dari pendapatan umumnya.

"Penurunan bisa sampai setengah, kalau tahun lalu puasa jalan dua minggu saja bisa dapat Rp2,8 juta kalau tahun ini cuma Rp2 juta," tutur dia.

Sementara itu dia bilang sampai dengan hari ini ada sekitar 50 orang yang sudah membeli tiket mudik melalui agen tiket Lorena di Terminal Rawamangun.

"Sampai dengan hari ini kurang lebih 50 orang, Lebih banyak ke Surabaya dan Banyuwangi," ujar dia.

Tarif tiket saat lebaran kali ini menurutnya bisa naik sampai dengan 100 persen dari pada saat hari biasa. Kenaikan tarif dilakukan bertahap.

Misalnya saja untuk tujuan Jawa Timur seperti Surabaya-Kediri-Malang-Probolinggo-Jember-Denpasar menggunakan bus double deck hari biasa Rp330.000 namun mulai tanggal 1 Juni menjadi Rp400.000 dan tarif tertinggi pada tanggal 10-13 Juni Rp715.000. Lalu untukexecutive hari biasa Rp300.00, mulai tanggal 1 juni jadi Rp370.000 dan tarif paling tinggi pada 10-13 juni Rp685.000. 

"Sementara yang ke Sumatera (Palembang-jambi-pekanbaru-padang) hanya pakai executivehari biasa Rp510.000, tanggal 1 juni jadi Rp570.000 dan tanggal 10-13 juni jadi Rp825.000," jelas dia. (Aris Setya)



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id