Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Polda Banten Antisipasi Pasar Tumpah Jelang Mudik

Ramadan Mudik Lebaran 2019 Ramadan 2019
Hendrik Simorangkir • 21 Mei 2019 19:58
Tangerang: Kepolisian Daerah Banten mengantisipasi akan penyebab kemacetan di wilayah pasar tumpah dan jalan tol yang dihambat oleh adanya perbaikan jalan saat arus mudik. Keduanya menjadi perhatian jajarannya setelah pengalaman arus mudik sebelumnya.
 
"Beberapa ruas jalan itu harus kita benahi, seperti pasar tumpah agar tidak menghambat laju kendaraan, itu ada empat titik yang kita pantau. dan juga ada perbaikan jalan tol," kata Wakapolda Banten Brigjen Tomex Koerniawan, Selasa, 21 Mei 2019.
 
Menurutnya, ada empat titik pasar tumpah yang biasa terjadi kemacetan dari mulai Cikande hingga Cilegon. Terjadinya pasar tumpah ini, lanjutnya, adalah pasar kaget yang terjadi menjelang berbuka dan ketika waktu sahur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar tumpah seperti pasar kaget ya, orang jual takjil untuk berbuka. Nah ini akan kita jaga sehingga tidak menjadi penyebab terhambatnya kendaraan," katanya.
 
Hal lain yang jadi perhatiannya adalah masih adanya beberapa ruas jalan tol yang masih dalam perbaikan, yaitu di kilometer 39 hingga 53. Dirinya mengaku perbaikan ini akan dirampungkan lima hari sebelum lebaran.
 
"Insyaallah H-5 sudah bisa selesai," ucapnya.
 
Menjelang arus mudik nanti, ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan institusi terkait lain demi kelancaran mudik Lebaran. Manajemen dan sistem arus mudik juga sudah dibahas dan hanya menunggu rapat persiapan terakhir nanti.
 
"Tentang pola pengaturan jalan kita sudah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol, dishub hingga pelabuhan. Jadi kapan arus harus dialihkan, kapan normal dan bagaimana pola pengaturannya kepada roda dua, empat atau orang sudah dibahas dan menunggu diskusi terakhir tentang kesiapan," jelasnya.
 
Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Wibowo memperkirakan bahwa puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada 31 Mei 2019 hingga 2 Juni 2019.
 
Terkait kemacetan yang biasa terjadi pada arus mudik, Wibowo menjelaskan, akan ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan jika ada kemacetan yang terpantau mengular dari pintu keluar tol merak hingga kilometer 95.
 
"Apabila antrean sudah melewati KM 95, arus yang menuju Merak dikeluarkan melalui pintu tol Cilegon Timur menuju Merak melintasi jalur arteri," kata Wibowo.
 
Jika memang kemacetan sudah mengular parah, dirinya juga merencanakan rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan sistem one way melalui KM 93. Namun menurutnya hal ini sifatnya kondisional atau melihat situasi di lapangan nantinya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif