medcom.id, Surabaya: Ratusan pemudik terancam tak bisa mudik ke Bawean, Gresik, Jawa Timur. Hingga Selasa pagi 5 Juli atau sehari jelang Idul Fitri, sebanyak 500 pemudik masih menunggu di Pelabuhan Gresik karena tak mendapatkan tiket kapal menuju Bawean.
Dari pantauan Metrotvnews.com, pemudik berada di ruang tunggu Pelabuhan Gresik. Mereka terdiri dari orangtua, remaja, anak-anak, hingga balita. Sebagian duduk di kursi, sebagian lagi bersantai di lantai.
Handoko, pemudik asal Kecamatan Tambak, Bawean, mengaku belum mendapatkan tiket. Namun, kata Handoko, petugas pelabuhan telah mendatanya dan penumpang yang akan berangkat ke Bawean.
"Kata petugas sih Pemkab Gresik menjamin tak akan ada pemudik yang telantar. Semoga saja benar," kata pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu.
Bawean menjadi salah satu tujuan pemudik di Jawa Timur. Selain merantau ke daerah lain, banyak warga Bawean yang juga bekerja di luar negeri, misalnya Malaysia.
medcom.id, Surabaya: Ratusan pemudik terancam tak bisa mudik ke Bawean, Gresik, Jawa Timur. Hingga Selasa pagi 5 Juli atau sehari jelang Idul Fitri, sebanyak 500 pemudik masih menunggu di Pelabuhan Gresik karena tak mendapatkan tiket kapal menuju Bawean.
Dari pantauan
Metrotvnews.com, pemudik berada di ruang tunggu Pelabuhan Gresik. Mereka terdiri dari orangtua, remaja, anak-anak, hingga balita. Sebagian duduk di kursi, sebagian lagi bersantai di lantai.
Handoko, pemudik asal Kecamatan Tambak, Bawean, mengaku belum mendapatkan tiket. Namun, kata Handoko, petugas pelabuhan telah mendatanya dan penumpang yang akan berangkat ke Bawean.
"Kata petugas sih Pemkab Gresik menjamin tak akan ada pemudik yang telantar. Semoga saja benar," kata pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu.
Bawean menjadi salah satu tujuan pemudik di Jawa Timur. Selain merantau ke daerah lain, banyak warga Bawean yang juga bekerja di luar negeri, misalnya Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)