Pemudik Diharap taat Aturan
Ilsutrasi mudik. Foto: Antara Agus Setyawan
Jakarta: Pemerintah berjanji memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat saat mudik. Namun, masyarakat diminta menaati segala aturan selama di perjalanan.
 
"Soal kepatuhan, kita patuh pada aturan. Kita harap masyarakat juga patuh pada aturan," kata Staf Ahli Menhub Bidang Keselamatan, Cris Kuntadi di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Juni 2018.
 
Cris mencontohkan tentang batas kecepatan. Masyarakat harus melihat rambu mengenai hal ini. Sehingga kecelakaan saat mudik bisa dihindari.
 
Contoh lain mengenai sabuk pengaman, penunjang keselamatan ini kerap kali tak digunakan oleh pengendara. "Ketika mudik masyarakat suka mengabaikan hal-hal itu," kata Cris.
 
Menurutnya, percuma jika pemerintah memberikan pelayanan terbaik namun masyarakat mengabaikan aturan. Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Pandu Yunianto, juga menuturkan hal serupa.
 
Meski persiapan mudik mencapai 100 persen, namun hal ini tak lengkap tanpa sikap serius dari masyarakat. "Masyarakat harus aktif karena tidak cukup hanya antisipasi dari pemerintah," ujar Pandu.

Baca: Mudik Gunakan Motor Membahayakan Keselamatan Anak


Pandu menyebut kementerian sudah mempersiapkan jalur mudik sejak Januari 2018. Kesiapan ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan.
 
Tercatat, pada 2017 kecelakaan menyebabkan 742 orang meninggal, turun 42% dibandingkan 2016 sebanyak 1.261 orang meninggal.
 




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id