Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

NasDem Anggap Perantau Pulang Kampung Bukan Solusi

Ramadan mudik lebaran Virus Korona Ramadan 2020
Sri Yanti Nainggolan • 12 Mei 2020 03:13
Jakarta: Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh berpendapat memulangkan perantau di Jakarta ke halaman kampungnya bukanlah solusi terbaik. Pasalnya, perantau belum tentu dapat bekerja di daerah asalnya.
 
"Kalau sekarang pulang kampung, mau kerja apa juga (di sana)," kata Nova saat dihubungi, Senin, 11 Mei 2020.
 
Menurut dia, jika ingin pulang kampung, ada protokol kesehatan terkait virus korona (covid-19) yang harus dipatuhi. Hal ini akan menyulitkan perantau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau dipulangin ke kampung jadi beban juga di sana," simpul dia.
 
Ia justru menyarankan pemerintah lebih fokus pada pendatang pasca-Lebaran 2020. Hal ini selalu menjadi masalah tahunan.
 
"Artinya setelah Lebaran ini, yang penting kita batasi orang dari kampung yang mau masuk ke Jakarta," saran dia.
 
Pemerintah disarankan memulangkan perantau yang kehilangan pekerjaan selama pandemi virus korona. Langkah itu perlu dilakukan sehingga mereka tidak menjadi beban bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
 
"Karena pemerintah sendiri tidak bisa memberi kepastian hidup," kata pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, kepada Medcom.id, Minggu, 10 Mei 2020.
 
NasDem Anggap Perantau Pulang Kampung Bukan Solusi
 
Baca: Kurangi Angka PHK, Gugus Tugas Berencana Izinkan Usia Produktif Bekerja
 
Menurut dia, perantau yang kehilangan pekerjaan akan kesulitan jika tetap bertahan di Ibu Kota. Mereka harus berjuang memenuhi kebutuhan di tengah keterbatasan tanpa ada pekerjaan.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif