Calon pemudik menunggu bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (30/5/2019). ANT/M Adimaja.
Calon pemudik menunggu bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (30/5/2019). ANT/M Adimaja.

Pemudik dari Terminal Pulo Gebang Membludak

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Siti Yona Hukmana • 02 Juni 2019 12:09
Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melaporkan Operasi Ketupat Jaya hari ketiga atau H-5 Idulfitri 1440 Hijriah, Jumat, 31 Mei 2019. Penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, disebut naik dari tahun lalu.
 
Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan terjadi kenaikan keberangkatan pemudik sebanyak 6.673 penumpang di Terminal Pulo Gebang. Data itu naik 318 persen dibanding tahun lalu di hari yang sama gelaran operasi tersebut.
 
"Tahun 2018 sebanyak 2.098 penumpang. Sementara tahun ini 8.772 penumpang," ujar Nasir dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lonjakan penumpang ini juga ditandai dengan jumlah keberangkatan bus. Pada 2018, 74 bus berangkat dari Terminal Pulo Gebang. Sementara pada 2019 ada 282 bus yang berangkat.
 
"Naik 208 bus atau 281 persen," kata Nasir.
 
Di lain sisi, data kedatangan penumpang mengalami penurunan. Penumpang datang ke Jakarta turun 3.391 atau 77 persen.
 
"Tahun 2018 kedatangan 4.394 penumpang. Sementara tahun ini hanya 1.003 penumpang," beber Nasir.
 
Kondisi itu berbanding terbalik dengan jumlah keberangkatan penumpang Lebaran 2019 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Penumpang yang berangkat dari terminal itu turun sebanyak 3.357 atau setara 21 persen.
 
Baca: Jumlah Pemudik dari Bandara Soetta Menurun
 
Pada hari ketiga Operasi Ketupat Jaya tahun lalu di hari yang sama, keberangkatan mencapai 16.098 penumpang. Sementara itu, di 2019 hanya 12.741 penumpang.
 
Bus yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan juga turun. Penurunannya sebanyak 311 bus atau 42 persen. Pada 2018, 745 bus. Sedangkan tahun ini 434 bus.
 
"Begitu juga untuk kedatangan, mengalami penurunan. Pada 2018, 11.702 penumpang dan tahun 2019, 8.365 penumpang. Kondisi turun 29 persen atau 3.337 penumpang," ucap Nasir.
 
Penurunan jumlah pemudik juga terjadi di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, dan Terminal Kemayoran, Jakarta Pusat. Di Terminal Kalideres, turun 130 penumpang atau 5 persen.
 
Jumlah penumpang di Terminal Kalideres pada 2018, 2.667 orang. Sementara tahun ini hanya 2.537 penumpang.
 
"Namun, terjadi kenaikan kedatangan penumpang sebanyak 560 atau 42 persen. Pada 2018, 1.335 penumpang yang datang. Sementara tahun ini datang 1.896 penumpang," imbuh Nasir.
 
Keberangkatan penumpang dari Terminal Kemayoran juga mengalami penurunan. Pemudik turun 63 persen atau 688 penumpang.
 
"Pada 2018 berangkat 1.088 penumpang, sementara tahun ini hanya 400 penumpang," ujar Nasir.
 
Penurunan juga terjadi pada jumlah kedatangan penumpang. Penumpang yang datang turun 100 persen atau 81 penumpang.
 
"Pada 2018 di terminal ini datang 101 penumpang. Sementara tahun ini, hanya datang 20 penumpang," pungkas Nasir.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif