Ratusan kendaraan dari arah Jakarta antre memasuki Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). ATN/Sigid Kurniawan.
Ratusan kendaraan dari arah Jakarta antre memasuki Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). ATN/Sigid Kurniawan.

Pemudik Diimbau Memahami Jalur Tol Trans Jawa

Eko Nordiansyah • 30 Mei 2019 16:39
Jakarta: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengimbau pemudik menggunakan Tol Trans Jawa mengetahui jalur yang akan dilewatinya. Hal ini mencegah penumpukan kendaraan di gerbang tol.
 
"Yang paling penting pengetahuan pengemudi kalau melalui jalan tol itu harus cukup banyak. Jadi kalau exit tol ini ada antrean bisa keluar di exit tol berikutnya, atau di exit tol sebelumnya," kata Budi ditemui di Kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis, 30 Mei 2019.
 
Baca: Area Pemberlakuan Contra Flow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang

Pemerintah telah membuka pintu keluar tol baru untuk mengurai penumpukan kendaraan. Pemerintah berharap kemacetan di pintu keluar Brebes pada 2016 tak lagi terulang.
 
Budi juga mengingatkan pemudik mempersiapkan rencana perjalanan dengan baik. Kondisi kendaraan yang digunakan harus layak jalan. Pengemudi, kata dia, juga harus sehat secara fisik untuk menempuh perjalanan panjang.
 
Selain itu, pengendara perlu menyiapkan rute yang akan dilalui untuk mudik. Jika melewati tol, para pemudik diharapkan mengisi bensin dan saldo uang elektronik untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
 
Baca: 150 Ribu Kendaraan Diperkirakan Melintas di GT Cikarut saat One Way
 
"Merencanakan mau lewat ruas jalan mana, apakah nasional? Apakah jalan tol? Atau melalui arteri biasa atau alternatif. Kalau menggunakan jalan tol isi uang elektronik dengan cukup jangan berspekulasi. Kemudian juga bensin harus diisi secara cukup," pungkas Budi.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan