Direktur KAI Edi Sukmoro (MI/RAMDANI)
Direktur KAI Edi Sukmoro (MI/RAMDANI)

Puncak Arus Balik Kereta Api Diprediksi Minggu

Ramadan arus balik Mudik Lebaran 2019
Sonya Michaella • 08 Juni 2019 20:30
Blitar: Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro memprediksi puncak arus balik menggunakan jasa kereta api akan terjadi pada Minggu, 9 Juni 2019. Sejumlah persiapan telah dilakukan dengan maksimal.
 
"Dugaan saya (puncak arus balk) pada Minggu karena Senin sudah masuk kerja," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro dilansir Antara saat paresmian Klinik Mediska PT KAI (Persero) di Stasiun Blitar, Jawa Timur, Sabtu, 8 Juni 2019.
 
Edi memastikan pihaknya juga terus melakukan evaluasi agar dalam pelayanan transportasi darat ini senantiasa lancar. Beberapa kejadian seperti anjloknya kereta api di Nagreg, Jawa Barat, serta fasilitas di stasiun yang masih kurang menjadi pembahasan khusus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setiap malam semua duduk bersama evaluasi apa yang terjadi. Keterlambatan, gangguan ketepatan waktu, info soal keamanan dilaporkan secara harian," ujar dia.
 
Saat ini ketersediaan tiket kereta api untuk arus balik Lebaran 95 persen sudah terjual. Animo masyarakat terbilang tetap tinggi. Padahal, PT KAI sudah menambah rangkaian perjalanan kereta api dalam Lebaran 2019 ini.
 
Baca juga:Pemudik Kereta Api Diminta Perhatikan Ketentuan Bagasi
 
Ia berharap calon penumpang yang belum memiliki tiket dan ingin naik kereta api untuk selalu rutin mengecek ketersediaan melalui situs resmi. Calon penumpang baru masih dimungkinkan mendapatkan tiket dengan cepat mengetahui adanya penumpang yang membatalkan perjalanan.
 
Lebih lanjut, layanan di situs PT KAI akan ditingkatkan agar mengakomodasi calon penumpang bisa memilih kursi yang diinginkan. Kemudahan transaksi bisa dilakukan sekaligus dengan menentukan keinginan duduk di gerbong pilihan.
 
Baca juga:Stasiun Pasar Senen Sambut Kepulangan Pemudik
 
Dalam kesempatan itu, Edi turut meresmikan Klinik Mediska PT KAI (Persero) di Stasiun Blitar. Beberapa fasilitas yang disediakan misalnya ada poli umum, gigi, farmasi. Ada juga tenaga dokter dan perawat, dengan jam buka mulai Senin hingga Sabtu.
 
Klinik itu, selain melayani pegawai, juga masyarakat sekitar. Nantinya, di klinik itu juga bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan dan akan beroperasi hingga 24 jam.

 

(BOW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif