Kenaikan Harga Tiket tak Pengaruhi Penumpang Bus
Petugas melayani warga di posko Mudik Gratis. Foto: Antara/Arif Firmansyah.
Jakarta: Perusahaan Otobus (PO) menaikkan harga tiket jelang musim mudik Lebaran 2018 hingga 100 persen. Namun, hal itu tidak memengaruhi penumpang yang akan pulang ke kampung halaman menggunakan bus.
 
"Sinar Jaya untuk Lebaran harga tikenya naik lebih dari 100 persen," kata Marketing PO Sinar Jaya, Tia, kepada Medcom.id di Terminal Pulo Gebang, Kamis, 31 Mei 2018.
 
Hal serupa juga diungkapkan Petugas Harian PO Rosalia Indah, Edi Nugroho. Menurut Edi, pihaknya mulai menaikkan tiket sejak hari ini hingga 30 Juni nanti. Kenaikan berkisar Rp40 ribu hingga Rp300 ribu.
 
"Kami naiknya secara berkala dan bervariasi. Harga bisa dicek di laman Rosalia Indah karena tiket bisa di pesan secara online," kata Edi.

Baca: Jembatan Penghubung Tol Jombang-Solo Diminta Rampung H-10 Lebaran


Namun, ada juga PO bus yang tidak menggunakan istilah menaikkan harga. Seperti PO Harapan Indah yang mengganti harga tiket normal dengan harga tiket Lebaran.
 
"Kalau harga normal Rp180 ribu diganti jadi Rp480ribu. Berdasarkan kebijakan perusahaan, kita ganti harga. Karena kalau naik harga itu cuma Rp10 ribu sampai Rp20 ribu," kata Pengurus Harapan Jaya, Wanto.
 
Kenaikan harga tiket untuk Lebaran tidak menyurutkan daya beli bagi para pemudik. Arus mudik diperkirakan akan melonjak pada H-2 Idulfitri, terbukti pada tanggal 13 Mei 2018, tiket bus telah terjual habis. (Nena Tanda)





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id