Puncak Mudik di Terminal Giwangan Diperkirakan H-2
Suasana ramp check di Terminal Giwangan Yogyakarta. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Yogyakarta:Puncak arus mudik di Terminal Giwangan Yogyakarta diperkirakan terjadi pada H-2 jelang hari raya Idulfitri. Pihak otoritas memperkirakan sekitar 20.000 penumpang yang memadati terminal tipe A tersebut dengan 1.900 angkutan.

"Untuk arus balik kami perkirakan pada H+4 habis Idulitri," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Bekti Zunanta di sela pemeriksaan angkutan lebaran, Rabu, 6 Juni 2018.


UPT Terminal Giwangan juga mendirikan posko gabungan yang akan beroperasi mulai Kamis, 7 Juni 2018. Posko tersebut akan beroperasi hingga 24 Juni 2018.

Terminal Giwangan mengelola sebanyak 1.740 bus, baik bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ataupun antar kota antar provinsi (AKAP). Jumlah angkutan yang masuk ke Terminal Giwangan saat lebaran bertambah sekitar 868.

"Pemudik biasanya dari Jawa Barat dan Jakarta," ujarnya.

Pemudik lewat program mudik gratis juga akan turun di Terminal Giwangan. Mudik gratis dari Kementerian Perhubungan setidaknya ada 50 bus dengan lima truk pengangkut 300 sepeda motor.

Selain itu, lanjutnya, program mudik gratis dari Jasa Raharja juga ada sekitar 23 bus yang akan masuk ke Terminal Giwangan.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Asung Waluyo mengungkapkan ramp check dilakukan untuk menekan pelanggaran yang terjadi pada tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, masih ada misalnya sejumlah bus yang menggunakan ban tidak standar.

"Kendaraan yang tidak standar ini akan ditilang. Karena masih pemeriksaan, pengelola angkutan harus segera memperbaiki," ujarnya.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id