medcom.id, Cirebon: Pintu keluar tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Cirebon, Jawa Barat, terpantau lengang pada Senin 13 Juli. Kondisi itu berbeda saat antrean kendaraan mengular hingga sepanjang belasan kilometer kemarin.
Dari pantauan Metrotvnews.com, pagi ini, hanya terdapat belasan mobil yang sempat mengantre di setiap gardu keluar dengan waktu yang tidak terlalu lama. Sementara itu pengelola tol membuka 14 gardu keluar dan satu gardu masuk.
Penanggung jawab pintu tol Cipali dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Inda Zakaria mengatakan, kondisi arus yang lengang dan lancar mulai tampak sejak pukul 3 dini hari. Meski demikian, Inda mengaku tetap mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan akan kembali terjadi pada H-3 besok.
"Ini kan libur belum semua, saya kira H-3 hari Rabu besok bisa terjadi lonjakan lagi," ungkap Inda.
Inda menambahkan sudah mengantisipasi kemungkinan penumpukan kendaraan di pintu keluar. Penumpukan terjadi lantaran sistem pelayanan yang terbatas dan lambat.
"Sejak kemarin, Alhamdulillah, sudah tertangani dengan baik, pintu sudah kami buka semua, sementara pelayanan kami percepat sekitar 4-6 detik per mobil," ungkap Inda.
medcom.id, Cirebon: Pintu keluar tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Cirebon, Jawa Barat, terpantau lengang pada Senin 13 Juli. Kondisi itu berbeda saat antrean kendaraan mengular hingga sepanjang belasan kilometer kemarin.
Dari pantauan
Metrotvnews.com, pagi ini, hanya terdapat belasan mobil yang sempat mengantre di setiap gardu keluar dengan waktu yang tidak terlalu lama. Sementara itu pengelola tol membuka 14 gardu keluar dan satu gardu masuk.
Penanggung jawab pintu tol Cipali dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Inda Zakaria mengatakan, kondisi arus yang lengang dan lancar mulai tampak sejak pukul 3 dini hari. Meski demikian, Inda mengaku tetap mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan akan kembali terjadi pada H-3 besok.
"Ini kan libur belum semua, saya kira H-3 hari Rabu besok bisa terjadi lonjakan lagi," ungkap Inda.
Inda menambahkan sudah mengantisipasi kemungkinan penumpukan kendaraan di pintu keluar. Penumpukan terjadi lantaran sistem pelayanan yang terbatas dan lambat.
"Sejak kemarin, Alhamdulillah, sudah tertangani dengan baik, pintu sudah kami buka semua, sementara pelayanan kami percepat sekitar 4-6 detik per mobil," ungkap Inda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)