medcom.id, Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika Kota Cirebon melakukan tes urine kepada 50 masinis. Vice President Daop 3 Cirebon, Suparno, mengatakan tes bertujuan mengantisipasi kru menggunakan narkoba dan membahayakan perjalanan.
"Semua masinis yang melakukan tes urine berjumlah 50 orang," kata Suparno, di Cirebon, Jumat (1/7/2016).
Kepala Badan Nasional Narkoba Kota Cirebon Yayat Yosyana mengatakan akan menindak masinis yang positif menggunakan narkoba. Ia meminta KAI tak mengizinkan masinis itu kembali bekerja sebelum benar-benar bersih dari narkoba.
"Kalau ada yang positif narkoba, kami meminta Daop 3 Cirebon mencekal dan mengizinkannya membawa kereta," kata Yayat.
medcom.id, Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika Kota Cirebon melakukan tes urine kepada 50 masinis. Vice President Daop 3 Cirebon, Suparno, mengatakan tes bertujuan mengantisipasi kru menggunakan narkoba dan membahayakan perjalanan.
"Semua masinis yang melakukan tes urine berjumlah 50 orang," kata Suparno, di Cirebon, Jumat (1/7/2016).
Kepala Badan Nasional Narkoba Kota Cirebon Yayat Yosyana mengatakan akan menindak masinis yang positif menggunakan narkoba. Ia meminta KAI tak mengizinkan masinis itu kembali bekerja sebelum benar-benar bersih dari narkoba.
"Kalau ada yang positif narkoba, kami meminta Daop 3 Cirebon mencekal dan mengizinkannya membawa kereta," kata Yayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)