Yogyakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan ramcheck armada KA di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang akan digunakan melayani pemudik Lebaran 2024. Pengecekan itu termasuk KA tambahan yang dioperasikan bertahap.
"Kementerian Perhubungan, melalui Dirjen Perkeretaapian telah melakukan ramcheck untuk semua KA keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta," kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, Kamis, 21 Maret 2024.
Ia menyebut ramcheck dilakukan agar performa lokomotif maupun gerbong kereta berfungsi baik. Perawatan pun dilakukan secara berkala.
"Sarana prasarana sudah kami siapkan, baik lokomotif, kereta, jalur, termasuk persinyalan di wilayah Daop 6," kata dia menjelaskan kesiapan pelayanan arus mudik dan Posko Lebaran 2024.
Ia mengatakan persiapan itu sudah dilakukan sejak dini mengantisipasi hal-hal tertentu. Hal ini termasuk keamanan di stasiun maupun di jalur-jalur KA.
Sampai saat ini, pihaknya sudah menjual secara bertahap tiket KA tambahan. Tiket perjalanan KA tambahan yang telah dijual di antaranya KA Manahan, KA Sancaka, dan KA Taksaka.
"Berikutnya ada lagi Lodaya dari Solo tujuan Bandung. Tahun ini running tiketnya secara bertahap," ujarnya.
Ia mengatakan KA Tambahan yang belum dijual tiket perjalanannya menunggu penjualan tiket KA reguler. Sejauh ini sudah 52 persen tiket KA untuk mudik dan arus balik telah terjual.
"Selama arus mudik ini kami juga bekerja sama dengan aparat setempat, TNI-Polri, Polsuska (polisi khusus kereta api). Ini untuk memastikan keamanan dan titik-titik mana yang kemungkinan rawan," jelasnya.
Yogyakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan
ramcheck armada KA di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang akan digunakan melayani pemudik Lebaran 2024. Pengecekan itu termasuk KA tambahan yang
dioperasikan bertahap.
"Kementerian Perhubungan, melalui Dirjen Perkeretaapian telah melakukan
ramcheck untuk semua KA keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta," kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, Kamis, 21 Maret 2024.
Ia menyebut
ramcheck dilakukan agar performa lokomotif maupun gerbong kereta berfungsi baik. Perawatan pun dilakukan secara berkala.
"Sarana prasarana sudah kami siapkan, baik lokomotif, kereta, jalur, termasuk persinyalan di wilayah Daop 6," kata dia menjelaskan kesiapan pelayanan arus mudik dan Posko Lebaran 2024.
Ia mengatakan persiapan itu sudah dilakukan sejak dini mengantisipasi hal-hal tertentu. Hal ini termasuk keamanan di stasiun maupun di jalur-jalur KA.
Sampai saat ini, pihaknya sudah menjual secara bertahap tiket KA tambahan. Tiket perjalanan KA tambahan yang telah dijual di antaranya KA Manahan, KA Sancaka, dan KA Taksaka.
"Berikutnya ada lagi Lodaya dari Solo tujuan Bandung. Tahun ini running tiketnya secara bertahap," ujarnya.
Ia mengatakan KA Tambahan yang belum dijual tiket perjalanannya menunggu penjualan tiket KA reguler. Sejauh ini sudah
52 persen tiket KA untuk mudik dan arus balik telah terjual.
"Selama arus mudik ini kami juga bekerja sama dengan aparat setempat, TNI-Polri, Polsuska (polisi khusus kereta api). Ini untuk memastikan keamanan dan titik-titik mana yang kemungkinan rawan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)