Sejumlah mobil memasuki tempat istirahat atau rest area ruas Tol Batang-Semarang KM 379A Gringsing, Batang, Jawa Tengah. (ANT/SIGID KURNIAWAN)
Sejumlah mobil memasuki tempat istirahat atau rest area ruas Tol Batang-Semarang KM 379A Gringsing, Batang, Jawa Tengah. (ANT/SIGID KURNIAWAN)

Contra Flow Diberlakukan di Km 429 Tol Trans Jawa

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Akhmad Safuan • 01 Juni 2019 15:26
Pekalongan: Arus kendaraan mudik Lebaran meningkat tajam di jalur pantura dan Jalan Tol Trans Jawa, diprediksikan malam ini menjadi puncak arus mudik di Jawa Tengah. Dinas Perhubungan Kota Pekalongan melakukan penutupan akses menuju jalan tol untuk mengantisipasi kemacetan.
 
Pemantauan Media Indonesia Sabtu, 1 Juni 2019, ribuan kendaraan dari arah barat (Jakarta) mulai memasuki wilayah Jawa Tengah. Kepadatan lalu lintas terlihat di ruas Tol Trans Jawa dan jalan nasional di beberapa perkotaan seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal dan Semarang sejak pagi.
 
Tidak hanya di perkotaan, peningkatan jumlah kendaraan yang hampir mencapai 100 persen di Tol Trans Jawa ruas Batang-Semarang-Bawen-Salatiga. Hal itu terlihat di beberapa area rehat yang penuh hingga memaksa pemudik harus antre di bahu jalan tol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemacetan sepanjang sembilan kilometer terjadi ruas Tol Semarang-Bawen. Pengelola jalan tol terpaksa memberlakukan sistem buka tutup di rest area 429 dan contra flow mulai Km 429 hingga Km 433, di Ungaran.
 
"Satuan Lalu Lintas Polres Semarang berkoordinasi dengan PJR Ditlantas Polda Jawa Tengah, PT TMJ serta pengelola rest area kilometer 429 melakukan rekayasa contra flow 3 : 1 untuk arus lalu lintas dari arah Gerbang Tol Banyumanik," kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang Ajun Komisaris Sandhi Widyanoe.
 
Dinas Perhubungan Kota Pekalongan juga melakukan penutupan ke akses menuju tol di depan Pasar Grosir Batik Sentono. Hal ini sebagai antisipasi kemacetan lalu Lintas di ruas tol Batang-Semarang.
 
"Kondisi tol juga padat, maka kendaraan yang berada di jalur pantura tetap dipertahankan dengan menutup akses ke tol untuk antisipasi kemacetan," kata Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kota Pekalongan Restu Hidayat.
 
Meskipun jalan nasional pantura juga padat, lanjut Restu, namun sejauh ini tetap lancar dengan ketersendatan ada di titik tertentu. Di antaranya di persimpangan jalan, perlintasan kereta api dan pusat keramaian.
 
"Sebagian kendaraan kecil dialihkan ke jalur alternatif sehingga tidak sampai macet total terutama saat puncak mudik yang diperkirakan terhadi nanti malam," tambahnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif