medcom.id, Bandung: Pemudik yang melintasi jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, nampaknya harus bersabar di satu hari jelang Lebaran (H-1). Kepadatan lalu lintas mengakibatkan waktu tempuh dari Cileunyi menuju Nagreg mencapai empat jam. Normalnya, waktu tempuh Rancaekek menuju Nagreg kurang dari setengah jam.
Pantauan metrotvnews.com, laju kendaraan pun dari arah tol Cileunyi Bandung menuju Garut ini sangat lamban, sehingga banyak pengemudi baik kendaraan roda dua maupun roda empat sesekali keluar dari dalam mobil. Sementara, arus lalu lintas dari arah Garut menuju Sumedang lancar.
"Saya tadi dari Cileunyi itu jam 08.00 pagi, sekarang jam 12.00 baru sampai ke Nagreg," ujar serang pemudik asal Tasik, Indra Gunawan, kepada metrotvnews.com, di rest area seputar Nagreg, Kamis, (16/7/2015).
Hal senada dikatakan pemudik lainnya, sejak keluar pintu tol Cileuinyi kondisi arus lalu lintas cukup lancar, namun saat memasuki daerah Rancaekek kendaraan mulai padat.
"Saya terjebak macet dari Rancaekek sampai Nagreg," sebutnya.
medcom.id, Bandung: Pemudik yang melintasi jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, nampaknya harus bersabar di satu hari jelang Lebaran (H-1). Kepadatan lalu lintas mengakibatkan waktu tempuh dari Cileunyi menuju Nagreg mencapai empat jam. Normalnya, waktu tempuh Rancaekek menuju Nagreg kurang dari setengah jam.
Pantauan
metrotvnews.com, laju kendaraan pun dari arah tol Cileunyi Bandung menuju Garut ini sangat lamban, sehingga banyak pengemudi baik kendaraan roda dua maupun roda empat sesekali keluar dari dalam mobil. Sementara, arus lalu lintas dari arah Garut menuju Sumedang lancar.
"Saya tadi dari Cileunyi itu jam 08.00 pagi, sekarang jam 12.00 baru sampai ke Nagreg," ujar serang pemudik asal Tasik, Indra Gunawan, kepada metrotvnews.com, di rest area seputar Nagreg, Kamis, (16/7/2015).
Hal senada dikatakan pemudik lainnya, sejak keluar pintu tol Cileuinyi kondisi arus lalu lintas cukup lancar, namun saat memasuki daerah Rancaekek kendaraan mulai padat.
"Saya terjebak macet dari Rancaekek sampai Nagreg," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)