Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok hanya 5%
Pelabuhan Tanjung Priok. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat lonjakan pemudik melalui moda transportasi laut, khususnya via Pelabuhan Tanjung Priok, hanya naik lima persen. Hal tersebut terhitung mulai dari H-15 atau pada 31 Mei hingga H-3 yakni 12 Juni 2018.

Pelaksana Tugas (PLT) Otoritas Tanjung Priok Kemenhub Lolan Panjaitan mengatakan hingga Selasa, 12 Juni, ada 27.700 penumpang yang menggunakan moda transportasi laut.


"Kenaikan di Tanjung Priuk tahun lalu 10 persen atau 54.800, tahun ini diprediksi 58.700, hingga saat ini kenaikan baru sampai lima persen," ujarnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018.

Ia menambahkan untuk penumpang yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok rata-rata menuju Batam, Surabaya, dan Semarang. Namun untuk hari ini yang bertepatan dengan mudik gratis Kemenhub hanya menyediakan tujuan Semarang.


Pemudik di Tanjung Priok. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat untuk meminimalisir penggunaan moda transportasi darat yang ditargetkan dapat menampung 15.200 pemudik.

"Kapasitas menampung untuk motor 7.600 dan penumpang 15.200, itu total dari 9-13 Juni untuk rute Jakarta menuju Semarang. Dan sebaliknya pada 18 Juni hingga 22 Juni," tambahnya.

Selain itu, Kemenhub menyediakan enam kapal untuk mengangkut penumpang dan kendaraan bermotor, masing-masing kapal memiliki kapasitas 560 untuk motor dan 600 penumpang, dengan waktu keberangkatan pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Sementara untuk kapal penumpang dan kapal motor dipisahkan berdasarkan fungsinya.

"Penumpang menggunakan jenis kapal perintis, bernama Sabuk Nusantara sedangkan kendaraan bermotor diangkut menggunakan kapal hewan, bernama Camara Nusantara," tutupnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id