Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengecek laporan hasil ramp check yang dilakukan anak buahnya. Foto: MTVN/Wanda Indana
Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengecek laporan hasil ramp check yang dilakukan anak buahnya. Foto: MTVN/Wanda Indana

Angkutan Lebaran 2016 yang Laik Jalan Hanya 10 Persen

Ramadan bus
Wanda Indana • 09 Juni 2016 12:08
medcom.id, Jakarta: Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus melakukan inspeksi keselamatan angkutan umum (ramp check) di sembilan termimal di wilayah Jabodetabek. Ramp check dilakukan mulai 6 Juni hingga 24 Juni.
 
Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengatakan, hasil ramp check selama tiga hari di sembilan terminal se-Jabodetabek tidak memuaskan. Jumlah angkutan umum yang laik menjelang mudik lebaran 2016 seperti Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) hanya mencapai 10,36 persen.
 
"Sudah 685 kendaraan yang sudah diuji, sekitar 71 kendaran atau 10,36 persen yang laik jalan. Ini sangat mengecewakan," kata Elly kepada Metrotvnews.com di Kantor BPTJ, Jalan Letjen MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Elly merinci, pada hari pertama kegiatan ramp check pihaknya melakukan uji kalaikan jalan terhadap 239 bus AKAP di sembilan terminal. Sebanyak 22 bus dinyatakan lulus uji kelaikan jalan atau sebesar 9,21 persen.
 
Hari kedua, ada 227 bus yang diuji. Hasilnya 25 kendaraan dinyatakan laik jalan atau setara 11,06 persen. Sementara hari ketiga, 219 bus diuji dan hanya 25 bus yang laik jalan atau setara 11,42 persen.
 
"Kami tidak menduga banget, bisa terjadi kendaraan yang seliweran tidak laik jalan. Memang banyak faktor," paparnya.
 
Angkutan Lebaran 2016 yang Laik Jalan Hanya 10 Persen
Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga saat ditemui di Kantor BPTJ, Jalan Letjen MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. Foto: MTVN/Wanda Indana
 
Dia mengungkapkan, Perusahaan Otobus (PO) sebenarnya sudah memahami prosedur dan persyaratan agar bus bisa melakukan perjalanan. Hanya saja, PO tidak memandang keselamatan dan kenyamanan penumpang sebagai prioritas. Padahal, lanjut Elly, pihaknya melakukan ramp check setiap enam bulan sekali.
 
"PO jangan maian kucing-kucingan lah, jangan gambling sama keselamatan. Mereka bilang 'Baca Bismillah saja, Bu', mana bisa seperti itu. Tuhan juga tidak ridho kalau kamu (PO) melanggar aturan, enak saja," ketus Elly.
 
Tak hanya di terminal, rencananya kegiatan ramp check juga kan dilakukan di pool-pool bus. Upaya itu dilakukan untuk menjamin semua bus dari Jabodetabek yang melakukan perjalanan menjelang lebaran sudah melakukan lulus uji kelaikan.
 
Angkutan Lebaran 2016 yang Laik Jalan Hanya 10 Persen
Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga memantau anak buah yang melakukan ramp check terhadap ratusan bus jelang mudik lebaran. di Foto: MTVN/Wanda Indana
 
Elly optimistis Perusahaan Otobus mampu melengkapi semua persyaratan ramp check yang ditetapkan BPTJ. Dia bilang, keselamatan penumpang harus diutamakan.
 
"Target kita zero accident ya, tapi tidak mungkin 100 persen, tapi dua minggu waktu yang diberikann bisa maksimal. Sebenarnya tidak hanya menjelang lebaran, harus setiap waktu," ujar dia.
 
Terdapat sembilan item dalam uji kelayakan jalan kendaraan, yakni meliputi sistem penerangan, ban, sistem alat kemudi, komponen pendukung, perlengkapan kendaraan bermotor, peralatan tanggap darurat, bagian badan kendaraan. Sementara dua item lainnya meliputi kondisi pengemudi (sopir) dan kelistrikan untuk audio visual.
 

(MBM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif